BERITA KERINCI – Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci mencatat angka kasus penderita demam berdarah dengue atau DBD di Kabupaten Kerinci, pada periode yang sama dari Januari hingga Juli 2022 terjadi peningkatan, jika di bandingkan pada periode Januari hingga Juli 2021 yang lalu.
“Angka kasus penderita DBD dalam periode yang sama terjadi peningkatan, pada tahun 2022 terdapat 7 kasus sedangkan pada tahun 2021 terdapat 4 kasus”.Kata Kabid P2P Hermizan, Selasa(02/08/22).
Peningkatan angka kasus penderita DBD ini, menurut Hermizan tidak lepas dari kurangnya penerapan pola hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat, serta banyak-banyaknya genangan air yang akan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Diungkapnya,temuan kasus penderita DBD di Kabupaten Kerinci berada di daerah Kecamatan Gunung Kerinci,Kecamatan Air Hangat Timur dan Kecamatan Keliling Danau.
“selain pencegahan melalui fogging,pola hidup bersih dan sehat juga harus di jalankan, serta menutup tempat-tempat penampungan air ataupun membersihkan tempat-tempat yang sering tergenang air di sekitaran rumah,”TambahnyaDi samping itu juga, Hermizan mengajak masyarakat Kabupaten Kerinci mari memperhatikan 3 M yakni menutup, menguras dan menguburkan barang-barang bekas.
“Nyamuk Aedes Aigipty ini berkembang biak, masa musim penghujan, untuk itu masyarakat harus lebih patuh kepada 3 M, guna membunuh jentik-jentik perkembangan nyamuk”.tutupnya.



