Aksarabrita.com // Tidur langsung setelah makan sahur membuat sistem pencernaan tidak punya waktu untuk memecah makanan. Tubuh gagal menyerap nutrisi, sehingga energi dari makanan tidak optimal.
Mayo Clinic menyebutkan tubuh membutuhkan minimal 2 jam untuk mencerna makanan. Saat tidur, tubuh memperlambat hampir semua fungsi kecuali jantung, otak, dan paru-paru. Jika pencernaan berhenti bekerja, tubuh kehilangan kesempatan menyerap nutrisi penting.
1. Lemak Tubuh Menumpuk
Tubuh menyimpan kalori dari makanan yang tidak digunakan sebagai energi menjadi lemak. Jika Anda terus tidur setelah sahur, tubuh akan menumpuk lemak lebih banyak, terutama dari makanan tinggi karbohidrat dan lemak.
Tidur setelah sahur membuat perut cepat lapar sebelum berbuka. Akibatnya, saat berbuka, Anda makan berlebihan. Pola ini meningkatkan risiko obesitas.
2. Asam Lambung Naik
Tidur setelah sahur memicu lambung memproduksi asam berlebihan karena sistem pencernaan bekerja lambat. Posisi tidur melonggarkan klep lambung, sehingga asam naik ke kerongkongan. Tubuh merasakan mulas, nyeri ulu hati, dan sensasi panas di dada.
3. Risiko GERD
Heartburn yang sering muncul berkembang menjadi Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) jika Anda terus tidur setelah sahur. Klep antara lambung dan tenggorokan tidak menutup sempurna, sehingga asam lambung naik berulang kali. Anda bisa mengalami mulut pahit, mual, muntah, perut kembung, dan kesulitan menelan.
4. Sembelit
Tidur setelah sahur memperlambat pergerakan makanan menuju usus. Usus menyerap banyak cairan dari feses, sehingga tubuh mengalami sembelit. Risiko ini semakin besar saat puasa karena tubuh kekurangan cairan.
Tips: Tunggu 2–3 jam setelah sahur sebelum tidur agar tubuh mencerna makanan sepenuhnya.
5. Peningkatan Risiko Stroke
Tidur setelah sahur membuat tubuh mengalihkan suplai darah ke lambung, sehingga otak mendapatkan darah lebih sedikit. Kebiasaan ini meningkatkan risiko stroke iskemik. Perubahan gula darah, kolesterol, dan tekanan darah setelah makan juga memicu risiko ini.
6. Tubuh Mudah Lemas
Tubuh menyerap sebagian besar energi untuk mencerna makanan setelah sahur. Tidur dalam kondisi ini membuat tubuh lemas saat bangun. Hormon tidur seperti serotonin dan melatonin meningkat, sehingga tubuh tetap mengantuk dan aktivitas sehari-hari terasa berat.
Tidur setelah sahur menimbulkan banyak risiko kesehatan: penumpukan lemak, asam lambung naik, GERD, sembelit, stroke, dan tubuh lemas. Agar tetap sehat selama Ramadan:
- Tunggu 2–3 jam setelah sahur sebelum tidur
- Pilih menu sahur bergizi seimbang
- Lakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai setelah sahur
Jaga pola makan dan hindari tidur langsung setelah sahur agar puasa lebih nyaman dan tubuh tetap bugar!
Sumber referensi : https://hellosehat.com/sehat/informasi-kesehatan/waspada-langsung-tidur-setelah-sahur-ternyata-berbahaya/








