Home / Daerah / Merangin

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:31 WIB

Pemkab Merangin Beri Keramba, Listrik Gratis, dan Sekolah Hingga S1 

Pemkab Merangin Beri Keramba, Listrik Gratis, dan Janjikan Sekolah Hingga S1

Pemkab Merangin Beri Keramba, Listrik Gratis, dan Janjikan Sekolah Hingga S1

BANGKO, Aksarabrita.com — Pemerintah Kabupaten Merangin terus memperkuat komitmen meningkatkan kesejahteraan warga Suku Anak Dalam (SAD). Bupati Merangin M. Syukur menyalurkan bantuan keramba jaring apung, jaringan listrik gratis, dan bantuan sosial di kawasan Bendungan Betuk, Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, Senin (18/05/2026).

M. Syukur memimpin langsung penyerahan bantuan bersama unsur Forkopimda, Kapolres Merangin, Dandim, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Merangin.

Program bantuan tersebut meliputi Keramba Jaring Apung dari Kementerian Sosial RI, Bantuan Langsung Tunai Program Keluarga Harapan (PKH), dan pemasangan instalasi listrik gratis untuk rumah warga SAD.

Kepala Dinas Sosial Merangin, A. Lazik mengatakan pemerintah memusatkan bantuan keramba apung bagi warga SAD di sekitar Bendungan Betuk agar masyarakat memiliki sumber penghasilan baru melalui budidaya ikan.

“Teknisi pemasangan sudah tiba dan segera memulai pekerjaan. Kami ingin warga SAD memiliki keterampilan baru dan ekonomi yang lebih baik,” ujar A. Lazik.

Baca Juga :  Ternak Warga Jadi Sasaran Harimau di Gunung Raya

Dinas Sosial juga menggandeng Dinas Perikanan Merangin untuk memberikan pelatihan budidaya ikan secara rutin kepada penerima bantuan.

Selain bantuan usaha produktif, pemerintah menyalurkan bantuan PKH Triwulan II senilai sekitar Rp7 miliar kepada 11.047 penerima manfaat di Kabupaten Merangin.

Pemkab Merangin juga memasang jaringan listrik gratis senilai Rp24,5 juta untuk lima rumah warga SAD di Desa Pauh Menang.

Dalam arahannya, M. Syukur meminta warga SAD menjaga dan memanfaatkan seluruh bantuan dengan baik agar program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ia menegaskan Bendungan Betuk harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, termasuk warga SAD.

“Kalau program ini berhasil, kawasan keramba akan terus kita tambah,” tegas M. Syukur.

Bupati juga mengajak warga meninggalkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan mulai fokus membangun masa depan keluarga melalui usaha yang legal dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Wawako Antos Menghadiri Wabinar Bersama Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementrian Dalam Negeri

Di hadapan warga SAD, M. Syukur menaruh perhatian besar terhadap pendidikan anak-anak. Ia memastikan seluruh anak SAD harus memperoleh kesempatan sekolah yang sama tanpa hambatan biaya.

“Kalau tidak ada baju, tas, atau sepatu sekolah, saya yang siapkan. Anak-anak SAD harus sekolah sampai berhasil,” katanya.

M. Syukur bahkan berjanji mendorong anak-anak SAD melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Saya ingin anak-anak SAD bisa kuliah sampai S1 dan menjadi pemimpin masa depan Merangin,” ujarnya.

Bupati juga mengungkap rencana pembangunan Sekolah Rakyat berasrama dari pemerintah pusat dengan anggaran mendekati Rp300 miliar. Program tersebut akan memprioritaskan pendidikan anak-anak SAD dengan seluruh kebutuhan hidup dan pendidikan yang ditanggung negara.

Menutup kegiatan itu, M. Syukur berjanji memperbaiki akses jalan menuju Bendungan Betuk agar sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat sekitar kembali berkembang. (***)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua DPRD  H. Fajran Hadiri Upacara Kebangkitan Nasional

Daerah

Kasat Reskrim Polres Kerinci juara 1 Se Provinsi Jambi

Game

Pj Bupati Merangin Bersama Forkopimda dan OPD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI
Bos Skincare Shella Saukia Bantu Melda Safitri

Daerah

Ditinggal Suami Jelang PPPK, Melda Dapat Bantuan dari Shella Saukia

Daerah

Bupati Kerinci Monadi Hadiri Pelantikan KONI Periode 2025–2029

Daerah

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Tiba di Jambi

Daerah

Mobil Fuso bermuatan Air Mineral Terposok di KM 18 Berhasil di Evakuasi

Daerah

Kemacetan di Sekitar SPBU Pelayang Raya Dikeluhkan Warga