Aksarabrita.com// Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) membuka rekrutmen besar-besaran dengan target merekrut 24.000 prajurit tamtama sepanjang tahun 2025.
Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang TNI AD untuk memperkuat peran militer dalam pembangunan nasional, khususnya melalui pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan di seluruh Indonesia.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana, menyampaikan bahwa pembentukan batalyon ini bertujuan untuk mendukung ketahanan nasional, bukan hanya dari aspek militer, tetapi juga dari sisi pertanian, kesehatan, dan pembangunan wilayah.
“Batalyon Teritorial Pembangunan akan tersebar di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Masing-masing batalyon akan berdiri di atas lahan seluas 30 hektar dan terdiri dari empat kompi dengan tugas yang berbeda,” ujar Wahyu dalam keterangannya kepada media, Selasa (4/6/25).
Keempat kompi tersebut antara lain adalah Kompi Pertanian, Kompi Peternakan, Kompi Medis, dan Kompi Zeni.
Kompi Pertanian akan berperan dalam mendukung program ketahanan pangan dan swasembada nasional. Sementara itu, Kompi Peternakan akan membantu penguatan penyediaan protein hewani bagi masyarakat.
Kompi Medis akan difokuskan pada pelayanan kesehatan, termasuk dalam situasi darurat dan penanganan bencana.
Adapun Kompi Zeni bertugas membangun dan memperbaiki infrastruktur di daerah-daerah terpencil dan rawan bencana.
Menurut Wahyu, konsep ini sejalan dengan visi TNI AD sebagai kekuatan pertahanan yang tidak hanya siap tempur, tetapi juga hadir dan bermanfaat langsung di tengah-tengah masyarakat. “Ini bukan sekadar pembangunan kekuatan militer, tetapi bagian dari peran aktif TNI AD dalam mendukung kemajuan bangsa,” katanya. (Tim)







