BERITA KERINCI // Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, pada Rabu, 23 Juli 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui program Gerakan Percepatan Tanam (Gertam) di wilayah setempat.
Menurut rundown resmi, rombongan Menteri Pertanian akan tiba di Bandara Depati Parbo Kerinci sekitar pukul 11.25 WIB setelah menempuh perjalanan dari Pekanbaru menggunakan pesawat pribadi. Setibanya di bandara, Mentan akan disambut oleh Pemerintah Provinsi Jambi, Pemda Kerinci, dan Tim Satgas Swasembada Pangan (SSP) Jambi dengan prosesi pengalungan syal serta tarian sekapur sirih khas Jambi.
Rangkaian Acara Kunjungan
Setelah prosesi penyambutan, Menteri Pertanian dijadwalkan menghadiri jamuan makan siang bersama Pemerintah Kabupaten Kerinci pukul 11.35–12.45 WIB. Selanjutnya, sekitar pukul 12.45 WIB, Mentan dan rombongan bergerak menuju lokasi Gerakan Percepatan Tanam di Desa Tanjung Mudo, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci.
Di lokasi Gertam, kegiatan akan dimulai pukul 13.00 WIB dengan susunan acara meliputi:
- Penjelasan panel terkait program percepatan tanam.
- Gerakan tanam padi secara simbolis.
- Pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
- Pembacaan doa.
- Sambutan Bupati Kerinci.
- Sambutan Gubernur Jambi.
- Penyerahan bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), benih, serta sarana produksi (saprodi).
- Arahan sekaligus dialog Menteri Pertanian bersama para petani dan stakeholder daerah.
Acara di Desa Tanjung Mudo diperkirakan selesai sekitar pukul 14.45 WIB, dilanjutkan dengan sesi doorstop media sebelum Mentan kembali ke Bandara Depati Parbo pada pukul 14.55 WIB. Rombongan dijadwalkan bertolak ke Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta pada pukul 15.10 WIB.
Acara ini akan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Forkopimda, Bupati/Walikota, serta perwakilan OPD terkait. Tim teknis dan petugas lapangan dari Satgas SSP Jambi, Bulog Wilayah Jambi-Kepri, PT Pupuk Indonesia, KTNA, hingga penyuluh pertanian juga akan hadir untuk mendukung kegiatan.



