Aksarabrita.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong pemerintah daerah (pemda) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) rutin menginspeksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah masing-masing.
Kepala BGN Sudaryono atau Mas Dar meminta kepala daerah dan Forkopimda tidak ragu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPPG. Pemeriksaan bahkan dapat berlangsung pada dini hari.
“Oleh karenanya, kami memohon kepada kepala daerah, Pak Bupati dan seluruh Forkopimda, termasuk Pak Gubernur, kami mohon untuk semua dapur di wilayahnya diinspeksi secara berkala. Kalau perlu inspeksinya jam 2 pagi, jam 3 pagi,” tegas Mas Dar dalam Peresmian SPPG Wilayah 3T dan Prevalensi Stunting Tinggi di 16 Provinsi Indonesia Timur, Jumat (2/10).
Menurut Mas Dar, sidak tidak hanya bertujuan memeriksa kondisi fisik dapur. Pemeriksaan juga bertujuan memastikan seluruh aspek penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik.
BGN telah menyiapkan daftar periksa atau checklist untuk membantu pemda melakukan inspeksi. Pemda dapat menggunakan checklist tersebut untuk mencatat temuan dan menyampaikannya kepada BGN sebagai bahan evaluasi dan perbaikan.
“Nanti checklist-nya sudah kami siapkan. Jadi apa yang harus ada, apa yang enggak ada, itu dilaporkan sebagai bagian dari feedback kepada kami,” ujarnya.
Mas Dar menegaskan keterlibatan pemda dalam pengawasan SPPG menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas layanan MBG. Karena itu, BGN meminta pemda aktif memeriksa SPPG di wilayah masing-masing.
“Jadi bukan kok boleh sidak atau tidak boleh sidak, bukan. Tapi kami minta untuk disidak. Kebersihannya, kedisiplinannya, keluh-keluhannya, sekolahnya, dan lain sebagainya,” tegas Mas Dar. (Tim)




















