Nasional, aksarabrita.com – Pemerintah kembali menyalurkan bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026. Siswa dan orang tua kini dapat mengecek status penerima bantuan secara online hanya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) melalui ponsel atau HP.
Pengecekan status PIP penting dilakukan untuk memastikan apakah siswa masih terdaftar sebagai penerima bantuan pendidikan dari pemerintah. Sebab, penerima PIP tidak otomatis mendapatkan bantuan setiap tahun dan harus melalui proses verifikasi serta pembaruan data dari sekolah.
Masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui laman resmi PIP Kementerian Pendidikan dengan mudah tanpa perlu datang ke sekolah atau kantor dinas pendidikan.
Cara Cek Status Penerima PIP 2026 di HP
Berikut langkah-langkah cek status penerima PIP 2026 secara online:
- Buka browser di HP.
- Kunjungi situs resmi PIP di
pip.kemendikdasmen.go.id - Scroll ke bagian “Cari Penerima PIP”.
- Masukkan NISN siswa.
- Masukkan NIK siswa sesuai data kependudukan.
- Isi kode verifikasi atau soal matematika yang muncul.
- Klik tombol “Cek Penerima PIP”.
Setelah proses selesai, sistem akan menampilkan status penerima bantuan, data sekolah, hingga informasi pencairan dana apabila siswa terdaftar sebagai penerima PIP.
Data yang Harus Disiapkan
Sebelum melakukan pengecekan, siswa atau orang tua perlu menyiapkan beberapa data berikut:
- NISN aktif siswa
- NIK siswa
- Nama lengkap sesuai data sekolah
- Koneksi internet stabil
Kesalahan satu digit angka pada NIK atau NISN dapat menyebabkan data tidak ditemukan saat pengecekan.
Arti Status PIP yang Muncul
Dalam hasil pengecekan, biasanya muncul beberapa status penerima PIP, di antaranya:
1. SK Nominasi
Status ini berarti siswa telah masuk calon penerima bantuan PIP. Namun siswa biasanya masih harus melakukan aktivasi rekening di bank penyalur agar dana bisa dicairkan.
2. SK Pemberian
Status ini menunjukkan siswa sudah resmi ditetapkan sebagai penerima bantuan dan dana dapat dicairkan sesuai jadwal penyaluran.
Jadwal dan Aktivasi Rekening PIP
Pemerintah juga mengingatkan penerima baru untuk segera melakukan aktivasi rekening bantuan di bank penyalur. Jika tidak dilakukan sesuai batas waktu yang ditentukan, bantuan berpotensi dibatalkan dan dana dikembalikan ke kas negara.
Bank penyalur PIP terdiri dari:
- BRI untuk SD dan SMP
- BNI untuk SMA dan SMK
- BSI khusus wilayah Aceh
Dokumen yang biasanya diperlukan saat aktivasi rekening meliputi fotokopi KK, identitas orang tua, dan surat keterangan dari sekolah.
Besaran Dana Bantuan PIP 2026
Nominal bantuan PIP berbeda sesuai jenjang pendidikan siswa, yaitu:
- SD sederajat: sekitar Rp450 ribu per tahun
- SMP sederajat: sekitar Rp750 ribu per tahun
- SMA/SMK sederajat: sekitar Rp1,8 juta per tahun
Besaran bantuan dapat berbeda tergantung kategori siswa dan periode pencairan.
Pemerintah mengimbau siswa dan orang tua untuk rutin mengecek status PIP melalui laman resmi agar tidak terlambat melakukan aktivasi rekening maupun pencairan dana bantuan pendidikan.***









