Jakarta, Aksarabrita.com – Persita Women mengawali kompetisi Indonesia Women’s League (IWL) 2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Garudayaksa Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10/2026). Diana Anisa menjadi penentu kemenangan lewat gol dramatis pada menit ke-89.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyaksikan langsung laga pembuka kompetisi sepak bola putri tersebut. Kemenangan ini mengantarkan Persita Women meraih tiga poin perdana dalam persaingan IWL 2026.
Diana Anisa mencetak gol penentu melalui tembakan terukur pada menit ke-89. Penjaga gawang Garudayaksa Women gagal menghentikan bola, sehingga Persita Women mengunci kemenangan 1-0 hingga peluit akhir.
Pelatih Persita Women, Febri Bobihoe, mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan timnya. Ia menilai kerja keras para pemain menjadi kunci keberhasilan Persita, terlebih timnya tampil tanpa pemain asing.
“Alhamdulillah pagi ini dapat tiga poin. Ini kerja keras para pemain. Kita tanpa pemain asing, anak-anak mampu menang dengan kerja keras dan dapat hasil maksimal,” kata Febri seusai pertandingan.
Febri menjelaskan bahwa tim pelatih memprioritaskan kebugaran fisik, kekompakan, dan kepercayaan diri selama persiapan. Ia juga mendorong para pemain untuk terus bekerja keras demi meraih hasil terbaik sepanjang kompetisi.
“Sejak awal saya menyiapkan tim sebaik mungkin. Jadi langkah awal kita mempersiapkan fisik, kekompakan, dan saya tanamkan ke pemain adalah percaya diri. Kalau mau kerja keras pasti dapat hasil terbaik dan harus berjuang keras,” ujarnya.
Pemain Persita Women, Ayunda, juga mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya. Ia mengakui Garudayaksa Women memberikan perlawanan sengit dengan intensitas pertandingan yang tinggi.
“Alhamdulillah menang dan tiga poin. Tak mudah tentunya dan kita selalu saling menyemangati. Intensitas pertandingan tinggi, Garudayaksa Women pemainnya bagus-bagus, tapi kita bisa tunjukkan permainan terbaik,” tutur Ayunda.
Di kubu lawan, pelatih Garudayaksa Women, Yopie Riwoe, menilai ketegangan pada laga perdana memengaruhi penampilan anak asuhnya. Kondisi tersebut membuat timnya kesulitan menjalankan taktik dan strategi secara optimal.
“Pertandingan tegang bagi anak-anak karena ini pertandingan awal. Harapan pertandingan berikutnya kami bisa comeback lebih baik,” kata Yopie.
Ia mengakui sejumlah strategi belum berjalan sesuai rencana. Meski begitu, Yopie tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang telah berusaha maksimal sepanjang pertandingan.
“Ada beberapa taktik dan strategi yang tidak jalan karena ini adalah pertandingan pertama dan tegang. Strategi yang kita mau itu kurang berjalan begitu baik, tetapi anak-anak sudah tampil maksimal,” ungkapnya.
Pemain Garudayaksa Women, Ellen Tria Ferlika, menegaskan bahwa timnya telah berjuang untuk memberikan penampilan terbaik. Ia berharap Garudayaksa Women segera bangkit dan meningkatkan performa pada pertandingan berikutnya.
“Pertandingan cukup panas. Tentu semua pemain ingin memberikan yang terbaik dan berjuang membuktikan untuk bisa bersaing di timnas,” pungkas Ellen.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persita Women untuk melanjutkan persaingan di IWL 2026. Sementara itu, Garudayaksa Women perlu segera mengevaluasi permainan agar mampu meraih hasil lebih baik pada laga selanjutnya. (***)


















