Home / Kesehatan & Olahraga

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:52 WIB

Ini Penyebab Rodtang Kalah TKO dari Takeru

Penyebab Rodtang Kalah TKO dari Takeru

Penyebab Rodtang Kalah TKO dari Takeru

Akarabrita.com – Kekalahan mengejutkan dialami Rodtang Jitmuangnon saat menghadapi Takeru Segawa dalam ajang ONE Samurai 1 di Ariake Arena, Rabu (29/4/2026).
Rodtang harus mengakui keunggulan lawannya setelah kalah TKO pada ronde kelima. Kekalahan ini menjadi sorotan karena berbeda dari pertemuan sebelumnya, di mana ia mampu menang cepat.


Salah satu penyebab utama kekalahan Rodtang adalah menurunnya fokus selama pertandingan. Petarung berjuluk “The Iron Man” itu terlihat beberapa kali gagal membaca pola serangan Takeru.
Serangan yang biasanya tajam dan terukur justru tampak terburu-buru. Hal ini membuat Rodtang sering membuka celah yang dimanfaatkan lawan.

Gaya bertarung agresif yang selama ini menjadi kekuatan Rodtang justru menjadi kelemahan. Ia terlalu sering maju tanpa pertahanan rapat.
Akibatnya, Takeru Segawa mampu melancarkan serangan balik efektif dan menjatuhkan Rodtang beberapa kali, termasuk dua knockdown di ronde kedua.

Baca Juga :  Penerimaan Prajurit TNI AD 2026 Resmi Dibuka: Cek Syarat


Takeru datang dengan strategi matang setelah mempelajari gaya bertarung Rodtang. Sementara itu, Rodtang terlihat kurang siap menghadapi perubahan taktik lawannya.
Ia kesulitan beradaptasi dengan ritme pertandingan yang dikontrol Takeru, terutama saat memasuki ronde-ronde akhir.

Selain faktor teknis, tekanan mental juga diduga memengaruhi performa Rodtang. Setelah sebelumnya menang cepat, ekspektasi tinggi membuatnya tetap bermain menyerang tanpa menyesuaikan strategi.
Ketika gagal mengakhiri laga lebih awal, Rodtang mulai kehilangan momentum dan kontrol.


Sepanjang pertarungan, Rodtang tercatat jatuh hingga empat kali. Dua knockdown terjadi di ronde kedua, sementara dua lainnya di ronde kelima yang akhirnya membuat wasit menghentikan laga.
Situasi ini menunjukkan bahwa pertahanan Rodtang tidak sekuat biasanya.

Kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi Rodtang bahwa gaya agresif saja tidak cukup tanpa fokus dan adaptasi strategi. Di level tertinggi, kemampuan membaca lawan dan menjaga konsistensi menjadi faktor penentu kemenangan. **

Baca Juga :  Anwar Sadat Resmikan Layanan Kesehatan Gratis

Share :

Baca Juga

Biji Pepaya

Kesehatan & Olahraga

Manfaat Biji Pepaya yang Jarang Diketahui untuk Kesehatan Tubuh
AI Prediksi Final Piala Dunia 2026 Argentina dan Prancis

Kesehatan & Olahraga

AI Prediksi Final Piala Dunia 2026, Argentina dan Prancis

Kesehatan & Olahraga

Arab Saudi Siap Tempur Hadapi Indonesia di Jeddah
Daftar 6 Tim Lolos dan 4 Tersingkir di Piala Dunia 2026

Kesehatan & Olahraga

Daftar 6 Tim Lolos dan 4 Tersingkir di Piala Dunia 2026

Batang Hari

Final Indonesia U23 Vs Vietnam U23 di SUGBK, Nanti Malam

Daerah

Aslori Ilham Hadiri Final Dandim 0417/Kerinci Cup 2025
Sumatera Barat Catat Kasus Demam Tertinggi Pascabanjir Sumatera. (Foto Kemenkes)

Kesehatan & Olahraga

Sumatera Barat Catat Kasus Demam Tertinggi Pascabanjir
Jerman Tersingkir, Nagelsmann Ngamuk soal VAR

Kesehatan & Olahraga

Jerman Tersingkir, Nagelsmann Ngamuk soal VAR