Home / Game / Hukum & Kriminal / Nasioanal / Religi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:53 WIB

Mahfud MD Soroti Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat, KPK Mulai Selidiki

Mahfud MD Soroti Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat, KPK Mulai Selidiki

Mahfud MD Soroti Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat, KPK Mulai Selidiki

Berita Jakarta // Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyoroti proyek strategis nasional, kali ini pembangunan Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh). Lembaga antirasuah itu menelusuri dugaan tindak pidana korupsi yang diduga menyebabkan pembengkakan anggaran hingga tiga kali lipat dari perhitungan awal.

Pernyataan Mahfud MD memicu sorotan terhadap proyek tersebut. Ia menilai ada kejanggalan serius dalam pengelolaan anggaran dan meminta pemerintah mengkaji pembiayaan proyek secara terbuka agar publik memahami kondisi sebenarnya.

Sementara itu, Ketua Komite Kereta Cepat Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa pemerintah menyiapkan langkah transparan untuk menata penyelesaian utang proyek KCIC. Ia menjelaskan bahwa pemerintah tengah menyusun Keputusan Presiden (Keppres) agar penyelesaian utang proyek tidak menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga :  Status PPPK Paruh Waktu Hilang saat Daftar PPPK Sekolah Rakyat 2025? Ini Kata Kemensos

“Pihak-pihak yang kami mintai keterangan dan materi pemeriksaannya belum dapat kami sampaikan secara rinci,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Budi menjelaskan bahwa KPK fokus mengumpulkan data serta menelusuri unsur dugaan korupsi dalam pengelolaan dana proyek tersebut. Ia menambahkan, lembaganya masih berada pada tahap penyelidikan awal sehingga belum bisa menyampaikan hasil atau pihak yang terlibat.

Langkah KPK dalam menelusuri proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung menyita perhatian publik. Banyak pihak menilai tindakan itu menunjukkan komitmen lembaga antirasuah untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas proyek strategis nasional bernilai triliunan rupiah.

Proyek kereta cepat pertama di Indonesia ini sejak awal memunculkan banyak sorotan. Nilai investasi yang besar dan pembagian tanggung jawab antara pemerintah serta konsorsium kerap memicu perdebatan. Melalui penyelidikan ini, publik berharap KPK dapat mengungkap dugaan penyimpangan dan memastikan proyek strategis tersebut benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat. (Tim

Baca Juga :  Pj. Bupati Kerinci Asraf Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Share :

Baca Juga

Piala Dunia 2026 Tayang Gratis, Erick Thohir Dongkrak Pendapatan UMKM

Kesehatan & Olahraga

Piala Dunia 2026 Tayang Gratis, Erick Thohir Dongkrak Pendapatan UMKM

Nasioanal

Sempat Dikritik, Nafa Urbach Janji Salurkan Gaji dan Tunjangan DPRnya untuk Rakyat
Rocky Candra Perjuangkan 1.730 Sambungan City Gas untuk Kota Jambi

Daerah

Rocky Candra Perjuangkan 1.730 Sambungan City Gas untuk Kota Jambi
Wawako Azhar Apresiasi Festival Budaya Kerinci 2026

Game

Wawako Azhar Apresiasi Festival Budaya Kerinci 2026

Daerah

Mewakili TPPS Kerinci, Kadis Kominfo Yuldi Candra Berikan Bantuan Stunting di Puskesmas Kersik Tuo
Daftar Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini, Hadiah Melimpah

Game

Daftar Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini, Hadiah Melimpah
KKP Tangkap Kapal Vietnam Curi 80 Ton Ikan di Natuna.

Hukum & Kriminal

KKP Tangkap Kapal Vietnam Curi 80 Ton Ikan di Natuna
Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Gajinya Rp76,5 Juta

Game

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Gajinya Rp76,5 Juta