Merangin, Aksarabrita.com // Polres Merangin bersama Pemerintah Daerah Merangin menyiapkan Aula Wira Satya sebagai lokasi rapat para petani kopi dari Bengkulu dan Selatan pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 14.50 WIB.
Para petani awalnya berencana menggelar rapat di lapangan milik Pak Pipo di Desa Pulau Tengah, Kecamatan Jangkat. Namun warga dan pemerintah desa menolak rencana itu. Untuk mencegah gesekan antarwarga, Polres Merangin kemudian menawarkan tempat yang lebih aman.
Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya rapat bersama Pejabat Utama Polres Merangin. Asisten I Pemda Merangin Sukoso, STP., M.H, perwakilan Binda Merangin, Ketua DPW SPI Jambi Sarwandi, PH pihak korban M. Zen, H. Mashuri, Abu Hasim, serta sekitar 51 petani kopi juga hadir dalam forum tersebut.
Kapolres Kiki mengapresiasi keputusan para petani yang bersedia memindahkan rapat ke Polres Merangin demi menjaga ketertiban.
“Terima kasih karena sudah memilih Polres Merangin sebagai lokasi rapat. Kami ingin memastikan kegiatan berjalan aman dan tidak memunculkan potensi konflik atau prasangka di masyarakat,” ujarnya.
Kapolres juga meminta masyarakat tetap menjaga situasi kamtibmas dan tidak terpancing isu yang dapat memperkeruh kondisi pasca insiden di Desa Renah Alai.





