Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Kerinci

Jumat, 17 April 2026 - 17:48 WIB

Pemuda di Kerinci Dihadang 15 Orang, Dipukul dan Motor Raib

Pemuda di Kerinci Dihadang 15 Orang, Dipukul dan Motor Raib

Pemuda di Kerinci Dihadang 15 Orang, Dipukul dan Motor Raib

KERINCI – Kasus penghadangan dan penganiayaan terhadap seorang pemuda terjadi di Desa Koto Tengah, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kamis (16/4/2026) malam.

Korban bernama Deri Haryanto (25), warga Desa Pulau Tengah. Saat kejadian, ia berboncengan dengan rekannya, M. Chendra, menggunakan sepeda motor menuju Kota Sungai Penuh.

Peristiwa bermula saat korban melintas dari arah Desa Koto Patah. Dalam perjalanan, korban diduga diikuti oleh sekelompok orang tak dikenal.

Setibanya di Desa Koto Tengah sekitar pukul 22.30 WIB, korban dihadang oleh kelompok tersebut. Jumlah pelaku diperkirakan sekitar 15 orang.

Para pelaku sempat melakukan intimidasi. Meski korban berusaha menghindar, salah satu pelaku memukul korban menggunakan botol.

Baca Juga :  Bupati Monadi Pimpin Rapat Strategis di Hari Libur, Targetkan Surplus 100 Ribu Ton Beras

Pukulan tersebut mengenai bagian kepala sebelah kiri korban.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lecet dan bengkak di kepala.

Selain itu, korban juga kehilangan:

  • Satu unit sepeda motor Honda Beat Street
  • Satu unit ponsel merek Infinix

Barang tersebut berada di dalam bagasi motor.

Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp12 juta.

Mendapat laporan, jajaran Polsek Danau Kerinci bersama tim gabungan langsung menuju lokasi.

Petugas tiba sekitar pukul 23.40 WIB. Polisi kemudian mengamankan situasi dan mencegah potensi aksi lanjutan.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan. Tim opsnal dan unit intelkam terus mengumpulkan keterangan saksi.

Selain itu, polisi juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan kantor desa.

Baca Juga :  Wabup Murison Paparkan Keberhasilan Turunkan Angka Stunting di Forum Provinsi Jambi

Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi para pelaku.

Polisi telah melakukan beberapa upaya, antara lain:

  • Olah tempat kejadian perkara (TKP)
  • Pemeriksaan saksi-saksi
  • Penelusuran rekaman CCTV
  • Pengejaran terhadap pelaku

Korban juga diarahkan untuk membuat laporan resmi ke Polres Kerinci.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

Warga diminta menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Petugas juga masih bersiaga di lokasi untuk menjaga situasi tetap aman.

Hingga pagi hari, kondisi di wilayah tersebut dilaporkan kondusif. **

Share :

Baca Juga

Forum Pedagang Koto Baru menunjukkan kepedulian sosial dengan menggalang dana Rp5,28 juta untuk membantu Anwardi, pedagang asal Larik Ketaji yang terserang stroke di NTT.

Daerah

Solidaritas Pedagang, Bantu Anwardi yang Terserang Stroke
tebo, wabup tebo, brin, brida, riset daerah, inovasi daerah, pemkab tebo, jakarta pusat, kunjungan kerja, kebijakan berbasis riset, pembangunan daerah

Daerah

Wabup Tebo Kunjungi BRIN, Perkuat Pembentukan BRIDA
Bunga Katarak

Daerah

Tak Banyak yang Tahu, Ini Manfaat Bunga Kitolod
237 Kepala Sekolah Resmi Dilantik M Syukur

Daerah

M Syukur Tekankan Mutu Pendidikan Saat Lantik 237 Kepsek
Masa Depan PPPK: Kontrak Lebih Panjang, Kompetensi Jadi Kunci

Daerah

Masa Depan PPPK: Kontrak Lebih Panjang, Kompetensi Jadi Kunci

Hukum & Kriminal

KPK Resmi Tetapkan Wamenaker Immanuel Ebenezer Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3
Wabup Katamso Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih

Daerah

Wabup Katamso Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih
Kader Posyandu Unjuk Keterampilan di Jambore PKK Kota Sungai Penuh 2025

Daerah

Kader Posyandu Unjuk Keterampilan di Jambore PKK 2025