BERITA SUNGAI PENUH – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Sungai Penuh pada Selasa malam (29/4/25) mengakibatkan terjadinya longsor di kawasan Jalan Puncak Sungai Penuh – Tapan, tepatnya di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Renah Padang Tinggi (RPT), Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Rabu dini hari (30/4/2025) sekitar pukul 02.00 WIB.
Longsor yang berasal dari tumpukan sampah menggunung di TPA RPT tersebut menyebabkan satu unit minibus jatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 200 meter. Diketahui, mobil tersebut merupakan kendaraan milik Direktur PDAM Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh, Edy Alfarizi.
Beruntung, Edy Alfarizi beserta keluarga yang berada di dalam mobil berhasil selamat, meski kendaraan yang ditumpangi mengalami kerusakan parah akibat terjun bebas ke jurang.
Insiden ini menimbulkan keprihatinan warga. Salah satu warga, Deky Hamdani, menyuarakan kekesalannya melalui akun media sosial Facebook:
“Pagi ini Rabu 30 April 2025 telah terjadi longsor SAMPAH lagi dan telah memakan korban satu unit minibus hanyut terbawa longsoran SAMPAH. Sebagian sampah sudah hanyut memenuhi Sungai Batang Bungkal. Harus berapa kali untuk menjelaskan kepada penguasa Kota Sungai Penuh akan bahaya TPA di RPT ini? Lantas siapa yang bertanggung jawab jika sudah adanya korban? Masih jugo, ntah lah gi. Kami akan tuntut!!” tulisnya.
Sebagai catatan, beberapa bulan sebelumnya, TPA RPT juga pernah mengalami jebol hingga sampah meluber ke Jalan Nasional Sungai Penuh – Tapan, menandakan kondisi pengelolaan sampah yang semakin mengkhawatirkan.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh segera mengambil langkah tegas dan sistematis guna mengatasi permasalahan di TPA RPT agar tidak kembali memakan korban dan mencemari lingkungan.(Jul)









