Home / Kesehatan & Olahraga

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:17 WIB

Waspada Hepatitis B, Infeksi Hati yang Bisa Berujung Kanker

Waspada Hepatitis B: Gejala, Penyebab, Penularan, dan Pencegahan

Waspada Hepatitis B: Gejala, Penyebab, Penularan, dan Pencegahan

Kesehatan, Aksarabrita.com // Lima jenis hepatitis—A, B, C, D, dan E—memiliki karakter berbeda. Di antara semuanya, hepatitis B menjadi penyakit yang perlu Anda waspadai. Virus ini menyerang sel-sel hati, memicu peradangan, dan meningkatkan risiko kerusakan hati jangka panjang.

Hepatitis B termasuk infeksi hati yang bisa berkembang menjadi hepatitis akut maupun kronis. Pada sebagian penderita, penyakit ini bahkan berujung pada sirosis atau kanker hati.

Banyak penderita hepatitis B tidak merasakan gejala apa pun sehingga mereka tidak sadar sudah terinfeksi. Pada sebagian orang, gejala baru muncul setelah 1–4 bulan. Gejalanya meliputi:

  • Sakit perut
  • Urine berwarna gelap
  • Demam
  • Nyeri sendi
  • Hilang nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Tubuh terasa lemas
  • Kulit dan mata menguning

Virus hepatitis B (HBV) memicu sebagian besar kasus hepatitis B. Namun beberapa kondisi lain juga bisa menimbulkan gangguan hati seperti ini, antara lain:

  • Penyakit autoimun
  • Konsumsi obat tertentu
  • Perlemakan hati dengan peradangan (steatohepatitis)
Baca Juga :  Panduan Niat Mandi Puasa Ramadan 2026, Jangan Keliru

Virus hepatitis B dapat menyebar secara vertikal maupun horizontal.

Penularan vertikal terjadi ketika ibu menularkan virus kepada bayi saat kehamilan atau persalinan.

Penularan horizontal terjadi melalui:

  • Hubungan seksual tanpa kondom
  • Transfusi darah
  • Berbagi alat pribadi seperti pisau cukur atau sikat gigi
  • Penggunaan jarum suntik bersama
  • Proses tindik
  • Pembuatan tato dengan jarum tidak steril

Dokter melakukan dua jenis pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis hepatitis B.

1. Pemeriksaan serologi
Dokter menilai aktivitas virus melalui HBsAg dan HBV DNA. Jika HBsAg tetap positif lebih dari enam bulan dan kadar HBV DNA tinggi, dokter menyimpulkan pasien mengalami hepatitis B kronis.

2. Pemeriksaan biokimiawi (SGOT/SGPT)
Dokter menilai tingkat peradangan hati untuk menentukan terapi yang tepat.

Baca Juga :  Bagaimana Nasib PPPK Paruh Waktu Kedepannya?

Dokter menyesuaikan pengobatan dengan kondisi pasien.

Sebagian besar pasien pulih tanpa terapi khusus. Dokter biasanya menyarankan pasien untuk:

  • Istirahat cukup
  • Mengonsumsi makanan bergizi
  • Minum air putih yang cukup
  • Memantau gejala

Jika kondisi memburuk, dokter memberikan antivirus dan merawat pasien di rumah sakit.

Pasien hepatitis B kronis membutuhkan pengobatan jangka panjang untuk menekan risiko kerusakan hati dan mencegah penularan. Dokter dapat memberikan:

  • Obat antivirus seperti entecavir, TDF, dan TAF
  • Suntikan interferon pada kondisi tertentu
  • Transplantasi hati jika kerusakan hati berat

Vaksin hepatitis B membantu masyarakat mencegah infeksi. Tenaga kesehatan memberikan vaksin ini kepada:

  • Bayi
  • Anak-anak
  • Orang dewasa yang belum terinfeksi

Namun orang yang telah terinfeksi hepatitis B tidak memperoleh manfaat dari vaksin ini.

Share :

Baca Juga

Olahraga Setelah Lebaran: Cara Kembalikan Kebugaran

Kesehatan & Olahraga

Olahraga Setelah Lebaran: Cara Kembalikan Kebugaran

Daerah

Dihadiri Sekda Zainal, Ribuan Warga Kerinci Antusias Ikuti Jalan Sehat Bersama BUMN
Fajar/Fikri Tembus World Tour Finals 2025

Kesehatan & Olahraga

Pasangan Baru Prestasi Besar: Fajar/Fikri Tembus World Tour Finals 2025
Anak terlambat berjalan sering membuat orang tua khawatir. Ketahui penyebab anak belum bisa berjalan dan cara tepat menstimulasi motoriknya sejak dini.

Kesehatan & Olahraga

Anak Terlambat Berjalan? Ini Cara Mengatasinya Ampuh
pelari Mbah Sutriandi asal Kerinci Jambi

Kerinci

Hebat! pelari Mbah Sutriandi Asal Lubuk Pauh Tembus Juara 6 di Kerinci 100
Kenali 5 Manfaat Kulit Manis untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Kesehatan & Olahraga

Kenali 5 Manfaat Kulit Manis Bagi kesehatan

Batang Hari

Prediksi Susunan Pemain Indonesia vs China: Siapa Pendamping Ole Romeny
Arena Selatan Championship 2025, Terobosan Erick Thohir Atasi Tawuran Pelajar

Kesehatan & Olahraga

Arena Selatan Championship 2025, Terobosan Erick Thohir Atasi Tawuran Pelajar