Kerinci, aksarabrita.com – Kabar gembira bagi para pemuda Islam yang ingin menghafal Al-Quran secara intensif. Mahad Tahfidz Bukaka (MTB) resmi membuka cabang ke-6 di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, sekaligus menghadirkan program beasiswa penuh 100 persen untuk pendidikan tahfidz selama dua tahun.
Program tersebut menargetkan lahirnya hafidz 30 juz mutqin dengan sistem pendidikan terintegrasi, pembinaan adab, serta penguatan ilmu syar’i dasar dalam lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif.
Mahad Tahfidz Bukaka memilih kawasan PLTA KMH Batang Merangin, Kerinci, sebagai lokasi cabang terbaru. Kawasan pegunungan yang sejuk dan asri itu dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang tenang sehingga santri lebih fokus dalam menghafal Al-Quran.
Pihak pengelola menyebut pembukaan cabang Jambi merupakan bentuk komitmen lembaga dalam memperluas akses pendidikan Islam berkualitas bagi generasi muda di seluruh Indonesia.
MTB selama ini dikenal sebagai lembaga pendidikan tahfidz yang mengedepankan prinsip wasathiyah atau moderasi beragama. Fokus pendidikan diarahkan pada hafalan Al-Quran, pembinaan akhlak, serta penguatan ilmu dasar keislaman tanpa keterlibatan kepentingan politik maupun kelompok tertentu.
Selain itu, manajemen administrasi dan proses pendaftaran telah menggunakan sistem terpusat dan digital untuk memudahkan calon santri dari berbagai daerah.
Fasilitas Lengkap Gratis 100 Persen
Mahad Tahfidz Bukaka menanggung seluruh kebutuhan pendidikan dan operasional santri selama mengikuti program.
Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh fasilitas gratis berupa biaya pendaftaran, SPP bulanan, makan tiga kali sehari, asrama full AC, hingga layanan kebersihan harian.
Dengan fasilitas tersebut, santri diharapkan dapat fokus penuh mengejar target hafalan tanpa terbebani biaya pendidikan maupun kebutuhan harian.
Target Hafidz 30 Juz dalam 2 Tahun
Program pendidikan dirancang secara intensif selama dua tahun dengan target hafal 30 juz secara mutqin atau kuat hafalannya.
Selain tahfidz, santri juga akan mengikuti berbagai program pembinaan seperti Bahasa Arab, kajian kitab kuning dasar, tahsin qira’at bersanad, pembiasaan percakapan Arab, olahraga harian, hingga kegiatan tadabbur alam memanfaatkan panorama alam Kerinci.
Kegiatan tersebut bertujuan membentuk santri yang tidak hanya kuat hafalan, tetapi juga memiliki akhlak, disiplin, serta pemahaman agama yang baik.
Kuota Hanya 30 Orang
Mahad Tahfidz Bukaka membuka pendaftaran khusus untuk ikhwan usia 15 hingga 25 tahun dan belum menikah.
Calon peserta wajib mampu membaca Al-Quran dengan baik, siap tinggal di asrama selama dua tahun, serta bersedia mengikuti seluruh aturan dan target hafalan harian yang telah ditetapkan.
Panitia juga akan melakukan seleksi administrasi, wawancara, dan tes bacaan atau hafalan Al-Quran sebelum menetapkan peserta yang diterima.
Pendaftaran gelombang pertama dibuka hingga 15 Juni 2026. Namun panitia menegaskan pendaftaran bisa ditutup lebih cepat apabila kuota 30 peserta telah terpenuhi.
Tingginya minat masyarakat pada cabang-cabang sebelumnya membuat panitia mengimbau calon peserta segera melakukan pendaftaran sebelum kuota habis. (JV)








