Bentrok di PT Makin, Warga Suku Anak Dalam Tewas

Aksarabrita.com — Satu warga Suku Anak Dalam (SAD) meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka serius akibat bentrokan yang terjadi pada Selasa (29/4/25) di area perkebunan PT Makin, Desa Betung Bedarah, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi.

Menurut informasi dari Kapolres Tebo, AKBP Triyanto, melalui Kasi Humas IPTU Sazeli, insiden bermula ketika beberapa warga SAD kedapatan mengambil brondolan buah sawit di kebun milik PT Makin. Hal ini memicu bentrokan antara warga SAD dengan pihak keamanan perusahaan.

Akibat kejadian tersebut, dua warga SAD dilarikan ke fasilitas kesehatan. Satu di antaranya meninggal dunia dan telah dimakamkan, sementara satu lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tebo.

Baca Juga :  Pj Bupati Resmikan Tugu Garuda Putih di Desa Salam Buku

Pasca insiden, belasan warga SAD dilaporkan melakukan aksi balasan. Dalam aksi itu, mereka tidak hanya menyerang pos keamanan perusahaan, namun juga sempat menyerang salah satu anggota polisi yang berada di lokasi. Beruntung, aparat berhasil mengendalikan situasi dengan cepat, dibantu oleh pasukan gabungan dari Polres Tebo dan TNI.

Kondisi di lokasi kini sudah dinyatakan kondusif, namun penyelidikan mendalam masih terus dilakukan.

Insiden ini kembali menyoroti konflik berkepanjangan antara masyarakat adat dengan pihak perusahaan perkebunan. Aktivis menyuarakan pentingnya penyelesaian yang adil dan dialog terbuka demi mencegah jatuhnya korban lebih banyak di kemudian hari.(Jul)

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Gubernur Jabar Debat dengan Pelajar Soal Larangan Perpisahan di Sekolah

Batang Hari

PPPK Paruh Waktu Resmi Disosialisasikan, Peluang Baru untuk Tenaga Non-ASN
Pemkab Merangin Lepas 380 Jamaah Haji, Ibu Tumirah Jamaah Tertua

Daerah

Pemkab Merangin Lepas 380 Jamaah Haji, Ibu Tumirah Jamaah Tertua
Siklon Tropis FINA Dekati Indonesia, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Indonesia

Nasioanal

Siklon Tropis FINA Dekati Indonesia, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Indonesia

Hukum & Kriminal

Pura-pura Menangis, Briptu Rizka Sintiyani Menjadi Tersangka Pembunuhan Suaminya, Brigadir Esco
Cetak SDM Berkualitas, STIE Sakti Alam Kerinci Wisuda 313 Sarjana Ekonomi

Daerah

Cetak SDM Berkualitas, STIE Sakti Alam Kerinci Wisuda 313 Sarjana
You said: Helikopter Caracal TNI AU Distribusikan 2,8 Ton Bantuan ke Tanah Datar dan Agam Distribusi bantuan bagi warga terdampak longsor dan banjir bandang di Sumatera Barat kembali dilakukan Lanud Sutan Sjahrir menggunakan helikopter Caracal EC-725/H225M HT-7206, Rabu (10/12/2025). Upaya ini ditempuh karena akses darat ke sejumlah wilayah masih terputus akibat material longsor dan lumpur. Pengiriman pertama menyasar Lapangan Sawah Lingkuang, Tanah Datar, dengan total logistik 1.300 kilogram. Bantuan berupa kebutuhan pokok, makanan siap saji, air mineral, perlengkapan bayi, dan obat-obatan diturunkan untuk mendukung kebutuhan pengungsi. Selanjutnya, bantuan didistribusikan ke Lapangan Jorong Masang, Kabupaten Agam. Helikopter membawa 1.500 kilogram bantuan yang langsung diterima perwakilan posko bencana setempat. Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Nav Wahyu Bintoro, S.E., M.M., M.Han., menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak. “Bantuan yang kita distribusikan hari ini adalah wujud sinergi dan kepedulian nyata dari banyak pihak,” ujarnya. Melalui pengiriman udara yang terus diupayakan, TNI AU berperan menjaga jalur bantuan tetap terbuka sekaligus memperkuat harapan warga di tengah masa pemulihan. buatkan naskah berita yang mengalir ChatGPT said: Berikut naskah berita yang lebih mengalir, rapi, dan enak dibaca: Helikopter Caracal TNI AU Salurkan 2,8 Ton Bantuan ke Tanah Datar dan Agam SUMATERA BARAT – TNI Angkatan Udara terus bergerak memastikan bantuan kemanusiaan menjangkau warga terdampak longsor dan banjir bandang di Sumatera Barat. Pada Rabu (10/12/2025), Lanud Sutan Sjahrir kembali mendistribusikan bantuan menggunakan helikopter Caracal EC-725/H225M HT-7206 ke sejumlah wilayah yang masih terisolasi. Distribusi bantuan melalui jalur udara menjadi pilihan utama karena akses darat ke beberapa lokasi terdampak belum dapat dilalui akibat material longsor dan lumpur. Dengan dukungan helikopter Caracal, pengiriman logistik dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Pengiriman pertama menyasar Lapangan Sawah Lingkuang, Kabupaten Tanah Datar. Sebanyak 1.300 kilogram bantuan diturunkan di lokasi tersebut. Logistik yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok, makanan siap saji, air mineral, perlengkapan bayi, serta obat-obatan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi. Usai menyelesaikan misi di Tanah Datar, helikopter Caracal melanjutkan penerbangan menuju Lapangan Jorong Masang, Kabupaten Agam. Di lokasi ini, TNI AU menyalurkan tambahan bantuan seberat 1.500 kilogram yang diterima langsung oleh perwakilan posko bencana setempat. Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Nav Wahyu Bintoro, S.E., M.M., M.Han., menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama berbagai pihak dalam penyaluran bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa misi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap warga yang tengah menghadapi masa sulit. “Bantuan yang kita distribusikan hari ini merupakan wujud sinergi dan kepedulian nyata dari banyak pihak untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya. Melalui upaya pengiriman udara yang terus dilakukan, TNI AU berperan menjaga jalur bantuan tetap terbuka sekaligus menghadirkan harapan bagi warga Tanah Datar dan Agam di tengah proses pemulihan pascabencana. Jika ingin, saya bisa lanjutkan dengan judul SEO, meta description, atau tag berita sesuai kebutuhan media kamu. You said: buatkan keterbacaan hijau dan hilangkan kalimat pasif ChatGPT said: Siap. Berikut naskah berita dengan keterbacaan hijau, kalimat aktif, mengalir, dan ringkas tanpa kehilangan substansi: Helikopter Caracal TNI AU Salurkan 2,8 Ton Bantuan ke Tanah Datar dan Agam

Nasioanal

Helikopter Caracal TNI AU Salurkan 2,8 Ton Bantuan
Foto. Dok. Humas Polres Merangin

Daerah

Aksi Penusukan di Tengah Jalan, Polisi Merangin Ciduk Pelaku