BERITA KERINCI – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., menerima kunjungan audiensi dari Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Drs. Putut Riyanto, M.Kes., yang didampingi oleh Sekretaris BKKBN Provinsi Jambi, Yudi Hendra Musrizal, S.IP., M.A., pada Jumat (2/5/25) di ruang kerja Bupati Kerinci, Bukit Tengah, Siulak.
Audiensi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Kerinci, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting, penguatan program keluarga berencana, serta pembangunan keluarga berkualitas.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi menyampaikan apresiasi atas komitmen Bupati Kerinci terhadap pelaksanaan program prioritas nasional.
“Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat dari Pemkab Kerinci. Kehadiran kami bertujuan memperkuat koordinasi dan menyamakan langkah dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan bebas stunting,” ujar Drs. Putut Riyanto.
Bupati Monadi, yang turut didampingi jajaran pejabat DPPKBPP&PA Kabupaten Kerinci, menyambut baik audiensi tersebut.
“Kami menyambut baik pertemuan ini sebagai bentuk sinergi pusat dan daerah. Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen mendukung penuh program BKKBN demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” tegasnya.
Beberapa poin penting yang dibahas dalam audiensi antara lain:
1. Evaluasi Kinerja OPD KB, termasuk tantangan dan strategi optimalisasi pelaksanaan program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan BKKBN di lapangan.
2. Sosialisasi dan Rencana Implementasi Program Prioritas BKKBN seperti Gerakan Ortu Asuh Cegah Stunting (GENTING), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), pemanfaatan aplikasi “Keluarga Indonesia”, serta program Lansia Berdaya.
3. Peningkatan Kapasitas SDM OPD KB untuk menjamin keberlanjutan dan profesionalisme dalam pengelolaan program prioritas nasional.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Bupati Monadi menyatakan akan segera menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait pelaksanaan Gerakan GENTING, yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dari keluarga berisiko stunting.
“Ini adalah langkah awal dalam memperkuat intervensi penurunan stunting di Kabupaten Kerinci,” tambah Bupati.
Pertemuan ini ditutup dengan harapan agar koordinasi lintas sektor terus diperkuat dan sinergi antara BKKBN Provinsi Jambi dan Pemkab Kerinci dapat berjalan optimal demi kesejahteraan keluarga dan generasi masa depan. (***)





