PADANG, Aksarabrita.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang menghadirkan konsep baru dalam Padang Rancak Award (PRA) 2026. DLH tidak lagi mencari lingkungan yang hanya terlihat bersih saat penilaian berlangsung, tetapi memilih kawasan yang konsisten menjalankan budaya bersih setiap hari.
DLH Kota Padang resmi mengumumkan para pemenang PRA 2026 Sesi I setelah tim juri menyelesaikan penilaian panjang sejak awal April 2026. Ajang ini memberi apresiasi kepada RT, RW, Bank Sampah, dan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang aktif menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, mengatakan tim juri menjalankan proses penilaian secara ketat untuk memastikan budaya bersih benar-benar tumbuh di tengah masyarakat.
“Setelah melalui proses penjurian yang cukup alot dan panjang, akhirnya kita umumkan pemuncak Padang Rancak Award 2026 Sesi I,” kata Fadelan, Rabu (6/5/2026).
Kategori RT Terbaik jatuh kepada RT 05 RW 08 Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji. Untuk kategori RW Terbaik, RW 02 Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan berhasil meraih posisi tertinggi.
DLH Kota Padang juga menetapkan Bank Sampah Pasie Nan Tigo, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah sebagai Bank Sampah Terbaik. Sementara LPS Jati Berkah, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur meraih predikat LPS Terbaik.
Fadelan menjelaskan, DLH Kota Padang juga memberi penghargaan tingkat kecamatan yang melibatkan 171 RT dan 33 RW dari seluruh wilayah Kota Padang.
DLH Kota Padang menerapkan sistem penilaian berbeda dalam PRA 2026. Tim penilai tidak hanya datang sekali, tetapi terus memantau aktivitas lingkungan warga sejak 1 April hingga 6 Mei 2026.
DLH menjalankan proses seleksi dalam beberapa tahap. Warga terlebih dahulu mengisi penilaian mandiri atau self-assessment. Setelah itu, camat, lurah, dan RW melakukan klasifikasi. Relawan mahasiswa kemudian turun ke lapangan untuk memverifikasi kondisi lingkungan sebelum dewan juri gabungan menentukan pemenang akhir.
DLH Kota Padang menilai perubahan perilaku warga sebagai poin utama dalam PRA 2026. Tim juri memeriksa kedisiplinan warga dalam memilah sampah, semangat gotong royong, hingga keberlanjutan inovasi lingkungan di setiap kawasan.
Pemerintah Kota Padang berharap Padang Rancak Award mampu mendorong lahirnya gerakan lingkungan mandiri di tengah masyarakat. Pemko Padang juga ingin menjadikan budaya bersih sebagai karakter sehari-hari warga, bukan sekadar persiapan menghadapi perlombaan. (***)







