JAMBI, Aksarabrita.com – Pemerintah mempercepat proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Jambi Raya dan segera memasuki tahap lelang. Langkah ini membuka peluang besar dalam mengubah persoalan sampah menjadi sumber energi listrik yang bermanfaat.
Gubernur Jambi, Al Haris memimpin langsung penandatanganan kesepakatan bersama di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Sabtu (11/04).
Pemerintah Provinsi Jambi menggandeng Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk memperkuat sinergi menjalankan proyek strategis tersebut.
Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq memastikan pemerintah pusat mendukung penuh pembangunan PSEL melalui APBN. Ia menegaskan proses lelang segera dimulai dan pembangunan hingga operasional ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tiga tahun.
“Pembangunan PSEL akan didukung melalui APBN dan dalam waktu dekat memasuki tahap lelang. Proses pembangunan hingga operasional diperkirakan memakan waktu sekitar tiga tahun,” jelasnya.
Hanif juga mendorong pemerintah daerah menghentikan praktik open dumping di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) serta mempercepat edukasi pemilahan sampah dari sumber. Ia menilai langkah ini penting untuk memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan modern dan berkelanjutan.
Gubernur Al Haris menegaskan komitmen daerah dalam mempercepat realisasi proyek, termasuk menyiapkan lahan sebagai syarat utama pembangunan. Ia juga menyoroti peningkatan volume sampah akibat pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang terus meningkat.
Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat menyatakan dukungan penuh terhadap proyek PSEL. Ia mendorong koordinasi lintas daerah berjalan maksimal sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.
Proyek ini menandai langkah besar Jambi dalam beralih dari sistem pengelolaan sampah konvensional menuju teknologi modern. Pemerintah menargetkan PSEL mampu mengurangi volume sampah secara signifikan sekaligus menghasilkan energi listrik untuk kebutuhan masyarakat. (Run)







