Home / Daerah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:10 WIB

Kenduri Sko 6 Luhah Anugerahkan Gelar Adat kepada Al Haris, Alfin, Monadi, dan Alpian

Kenduri Sko 6 Luhah Anugerahkan Gelar Adat kepada Al Haris, Alfin, Monadi, dan Alpian

Kenduri Sko 6 Luhah Anugerahkan Gelar Adat kepada Al Haris, Alfin, Monadi, dan Alpian

Sungai Penuh- Aksarabrita.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat pelestarian adat dan budaya sebagai fondasi pembangunan daerah. Komitmen tersebut terlihat dalam pelaksanaan Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh di Tanah Mendapo, Sabtu (4/7/2026), dengan mengusung tema “Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab.”

Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah Sungai Penuh memimpin seluruh prosesi adat sekaligus menganugerahkan gelar kehormatan kepada sejumlah kepala daerah dan pimpinan pemerintahan. Para pemangku adat memberikan penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi atas komitmen para pemimpin dalam menjaga nilai-nilai adat serta memperkuat pembangunan daerah.

Gubernur Jambi Al Haris menerima gelar Depati Amanah Negroi Tanoh Sunge Pnoh. Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menerima gelar Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh. Bupati Kerinci Monadi menerima gelar Depati Sinaro Bumi Sakti. Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian menerima gelar Depati Setyo Negroi Tanoh Sunge Pnoh.

Baca Juga :  Al Haris Lepas dan Apresiasi Kepala BKKBN Jambi, Ungkap Fakta Stunting di Jambi

Para pemangku adat menjalankan seluruh prosesi sesuai tata cara yang para leluhur wariskan secara turun-temurun. Melalui prosesi tersebut, lembaga adat mengamanahkan setiap penerima gelar untuk menjaga kelestarian adat, mempererat persatuan, serta mengarahkan pembangunan agar tetap berlandaskan nilai-nilai budaya.

Wali Kota Alfin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para pemangku adat atas kepercayaan mereka. Menurutnya, gelar kehormatan tersebut membawa tanggung jawab besar untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan adat istiadat sebagai jati diri masyarakat Sungai Penuh.

“Gelar adat ini bukan sekadar penghormatan bagi pribadi saya, tetapi amanah untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan adat istiadat yang menjadi jati diri masyarakat Sungai Penuh. Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus bersinergi dengan lembaga adat dalam membangun daerah tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang para leluhur wariskan,” ujar Alfin.

Baca Juga :  Kenduri Sko 6 Luhah, Pelestarian Adat dan Budaya Sungai Penuh

Melalui Kenduri Sko 6 Luhah, Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah memperkuat sinergi untuk menjaga warisan budaya, mempererat persatuan, serta mewujudkan Sungai Penuh yang maju, berbudaya, dan tetap berakar pada nilai-nilai luhur para leluhur.

Share :

Baca Juga

Daerah

Tata Cara Shalat Idul Fitri dan Panduan Lengkap 
Pemkot Padang Benahi Pasar Raya, Air Mancur Jadi Ikon Baru

Daerah

Pemkot Padang Benahi Pasar Raya, Air Mancur Jadi Ikon Baru

Daerah

Bupati dan Wakil Bupati Laksanakan Program Bunga Desa di Sungai Kuning, Serap Aspirasi Warga
Bupati Monadi Serahkan Kursi Roda dan Bantuan Lansia di Siulak

Daerah

Bupati Monadi Serahkan Kursi Roda dan Bantuan Lansia di Siulak
Dari Sungai Penuh, PT Tren Gen Horizon Tembus Bisnis Digital

Daerah

Dari Sungai Penuh, PT Tren Gen Horizon Tembus Bisnis Digital
Subuh Keliling Bupati Syukur, Santuni Anak Yatim dan Ajak Warga Sukseskan MTQH ke-52

Daerah

Subuh Keliling Bupati Syukur, Santuni Anak Yatim dan Ajak Warga Sukseskan MTQH ke-52
Guru PPPK Kini Bisa Jadi Kepala Sekolah

Daerah

Guru PPPK Bisa Jadi Kepala Sekolah, Ini Syaratnya
Pemasangan Tonggak Pertama Tandai Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Daerah

Wawako Azhar Pasang Tonggak Pertama Pembangunan Pasar