Home / Kesehatan & Olahraga

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:01 WIB

Manfaat Biji Pepaya yang Jarang Diketahui untuk Kesehatan Tubuh

Biji Pepaya

Biji Pepaya

Kesehatan, Aksarabrita.com // Selama ini, banyak orang hanya mengonsumsi daging pepaya dan membuang bijinya. Padahal, biji pepaya menyimpan berbagai nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Meski rasanya sedikit pahit, kandungan protein, lemak sehat, vitamin, mineral, serta antioksidan di dalamnya menjadikan biji pepaya layak dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Biji pepaya juga mengandung senyawa antiradang dan antibakteri yang berperan dalam mencegah berbagai gangguan kesehatan. Berikut sederet manfaat biji pepaya yang jarang diketahui.

Manfaat Biji Pepaya bagi Kesehatan

1. Melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit

Kandungan serat larut dan tidak larut dalam biji pepaya membantu menjaga pergerakan usus tetap lancar. Serat ini membuat tekstur tinja lebih lembut dan mudah dikeluarkan, sehingga risiko sembelit bisa ditekan.

2. Membantu melawan infeksi

Biji pepaya mengandung senyawa antibakteri, antijamur, dan antiparasit yang mampu menghambat pertumbuhan kuman penyebab infeksi, khususnya di saluran pencernaan. Secara tradisional, biji pepaya juga kerap dimanfaatkan untuk membantu mengatasi diare.

Baca Juga :  Kode Redeem Mobile Legends 14 Maret: Langka dari Event M-Series!

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

Vitamin A, vitamin C, zat besi, zinc, magnesium, dan fosfor dalam biji pepaya berperan penting dalam menjaga sistem imun. Asupan nutrisi ini membantu tubuh melawan infeksi sehingga tidak mudah jatuh sakit.

4. Menurunkan kolesterol jahat

Biji pepaya mengandung asam oleat, yaitu lemak tak jenuh tunggal yang tergolong lemak sehat. Kandungan ini membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kesehatan jantung serta pembuluh darah.

5. Membantu mencegah diabetes

Beberapa penelitian menunjukkan biji pepaya berpotensi membantu menurunkan dan menstabilkan kadar gula darah. Efek ini berkaitan dengan kandungan antioksidan dan antiradang yang mendukung fungsi pankreas dalam memproduksi insulin.

6. Menjaga kesehatan ginjal

Antioksidan dalam biji pepaya membantu melindungi organ tubuh, termasuk ginjal, dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan mineral seperti kalium juga berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil.

Baca Juga :  Hadir di JMD Menpora Dorong Perempuan Berprestasi di Olahraga

7. Melindungi kesehatan liver

Flavonoid dan asam fenolat dalam biji pepaya membantu mengurangi peradangan serta menjaga fungsi hati. Konsumsi biji pepaya dalam jumlah wajar dapat mendukung kesehatan liver, tetapi konsumsi berlebihan justru berisiko menimbulkan gangguan.

8. Membantu mencegah kanker

Antioksidan dalam biji pepaya berperan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker. Meski demikian, pencegahan kanker tetap perlu didukung dengan pola hidup sehat secara menyeluruh.

Cara Aman Mengonsumsi Biji Pepaya

Biji pepaya dapat dikeringkan lalu dihaluskan, diseduh sebagai teh herbal, atau dikonsumsi langsung dalam jumlah kecil. Untuk menjaga keamanan, batasi konsumsi biji pepaya sekitar 1–2 sendok makan per hari. (Tim)

Share :

Baca Juga

Jantung memompa darah kaya oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh setiap saat. Ketika fungsi jantung menurun, organ-organ lain ikut terdampak. Karena itu, setiap orang perlu menjaga kesehatan jantung sejak dini untuk mendukung kualitas hidup jangka panjang. Dokter menegaskan bahwa gaya hidup sehari-hari sangat menentukan kondisi jantung. Pola makan, aktivitas fisik, waktu istirahat, dan cara mengelola stres berperan besar dalam menjaga fungsi jantung tetap optimal. Terapkan Pola Makan Sehat untuk Jantung Masyarakat dapat menjaga kesehatan jantung dengan memilih makanan yang tepat. Pola makan sehat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, yang sering memicu penyakit jantung. Sayuran hijau, buah-buahan segar, gandum utuh, ikan, daging tanpa lemak, serta lemak sehat seperti minyak zaitun dan minyak alpukat mendukung kesehatan jantung. Sebaliknya, konsumsi garam, gula, lemak jenuh, dan lemak trans perlu dibatasi karena dapat merusak pembuluh darah. Rutin Berolahraga untuk Lancarkan Aliran Darah Kurangnya aktivitas fisik meningkatkan risiko penyakit jantung. Olahraga membantu tubuh membakar lemak, menjaga berat badan ideal, serta melancarkan aliran darah. Para ahli menganjurkan olahraga aerobik intensitas sedang selama 150 menit per minggu atau intensitas tinggi selama 75 menit per minggu. Latihan kekuatan juga perlu dilakukan setidaknya dua kali dalam sepekan. Bagi pemula, olahraga dapat dimulai secara perlahan lalu ditingkatkan secara bertahap. Hentikan Kebiasaan Merokok Merokok merusak pembuluh darah dan menurunkan kadar oksigen dalam darah. Kondisi ini memaksa jantung bekerja lebih keras dan meningkatkan tekanan darah serta denyut jantung. Perokok aktif menghadapi risiko serangan jantung fatal hingga empat kali lebih tinggi. Paparan asap rokok juga membahayakan perokok pasif. Dengan berhenti merokok, seseorang langsung menurunkan risiko gangguan jantung sejak hari pertama. Cukupi Waktu Tidur dan Kelola Stres Tidur yang cukup membantu jantung bekerja lebih efisien. Kurang tidur meningkatkan risiko obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, dan depresi yang dapat memicu penyakit jantung. Selain itu, stres yang tidak terkelola mendorong peningkatan tekanan darah. Olahraga, meditasi, yoga, dan aktivitas relaksasi membantu tubuh mengendalikan stres. Jika stres berlangsung lama, konsultasi dengan tenaga kesehatan mental sangat dianjurkan. Lakukan Pemeriksaan Jantung Secara Rutin Pemeriksaan kesehatan rutin membantu dokter mendeteksi gangguan jantung sejak dini. Banyak penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi berkembang tanpa gejala awal. Setiap orang dianjurkan melakukan pemeriksaan jantung setidaknya satu kali dalam setahun. Jika mengalami keluhan seperti nyeri dada, sesak napas, jantung berdebar, mudah lelah, atau kaki bengkak, segera temui dokter spesialis jantung. MyCardia Eka Hospital Hadirkan Layanan Jantung Terpadu MyCardia Eka Hospital menyediakan layanan jantung terpadu, mulai dari konsultasi hingga penanganan medis komprehensif. Dokter spesialis jantung berpengalaman dan fasilitas medis modern mendukung pelayanan yang optimal bagi pasien. Menjaga kesehatan jantung merupakan investasi jangka panjang. Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan melakukan pemeriksaan rutin, masyarakat dapat menekan risiko penyakit jantung dan meningkatkan kualitas hidup.

Kesehatan & Olahraga

Cara Menjaga Kesehatan Jantung agar Tetap Sehat dan Optimal

Batang Hari

Final Indonesia U23 Vs Vietnam U23 di SUGBK, Nanti Malam
Tangis Timnas Indonesia Pecah Usai Kalah dari Iraq

Kesehatan & Olahraga

Tangis Timnas Indonesia Pecah Usai Kalah dari Iraq 
Di sektor ganda putra, Sabar Karyaman Gutama / M. Reza Pahlevi Isfahani menunjukkan kekompakan luar biasa

Kesehatan & Olahraga

Tiga Wakil Indonesia Lolos ke Final Hylo Open 2025 Banggakan Merah Putih
Jalan Kaki Bisa Cegah Penyakit Ini, Dokter Ungkap Manfaatnya

Kesehatan & Olahraga

Jalan Kaki Bisa Cegah Penyakit Ini, Dokter Ungkap Manfaatnya

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Gelar Juara Fun Run, Tema Pencegahan Stunting
PPPK Paruh Waktu Bingung Soal Tanggungan BPJS

Daerah

PPPK Paruh Waktu Bingung Tanggungan BPJS? Ini Penjelasan

Batang Hari

Prediksi Susunan Pemain Indonesia vs China: Siapa Pendamping Ole Romeny