Jakarta, Aksarabrita.com // Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dan langsung memerintahkan pembatasan impor barang bekas, terutama pakaian. Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mendukung langkah tersebut karena impor pakaian bekas merugikan pelaku UMKM dalam negeri.
Prabowo menegaskan keberpihakan pemerintah terhadap UMKM. Ia mewajibkan setiap fasilitas publik menyediakan 30 persen ruang usaha khusus untuk UMKM. Pemerintah mulai menjalankan instruksi ini melalui program Pasar 1001 Malam yang membuka kesempatan lebih luas bagi pelaku UMKM agar dapat memasarkan produknya di area strategis.
Maman Abdurrahman memastikan pemerintah tidak meninggalkan pedagang thrifting. Ia menyiapkan solusi agar pedagang tetap dapat berusaha tanpa mengandalkan barang impor. Pemerintah mengarahkan pedagang untuk menjual produk lokal dan mendorong kolaborasi dengan produsen dalam negeri.
“Kita ingin UMKM tumbuh lebih kuat. Pedagang thrifting bisa beralih ke produk lokal yang berkualitas dan memiliki nilai jual,” kata Maman setelah rapat terbatas Rabu, (5/11/25).
Langkah ini menunjukkan upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui perlindungan pasar domestik dan peningkatan daya saing UMKM. (Fh)








