Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Nasioanal

Kamis, 18 September 2025 - 14:43 WIB

Polri Amankan 4 Provokator Bersenjata saat Aksi Massa di Polda dan DPRD Kalbar

Polri Amankan 4 Provokator Bersenjata saat Aksi Massa di Polda dan DPRD Kalbar

Polri Amankan 4 Provokator Bersenjata saat Aksi Massa di Polda dan DPRD Kalbar

BERITA POLRI // Polri melalui Polda Kalimantan Barat berhasil mengamankan empat pelaku yang berupaya menyusup dan melakukan provokasi dalam aksi massa di Mapolda Kalbar dan kantor DPRD Provinsi Kalbar, Rabu (17/9/25). Dari tangan pelaku, polisi menyita bom molotov, pertalite, dan senjata tajam.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno menegaskan, empat pelaku terdiri dari tiga anak berhadapan dengan hukum (ABH) dan satu orang dewasa. “Penyampaian pendapat adalah hak warga negara, tetapi harus dilakukan secara damai dan sesuai aturan. Kami akan selalu persuasif dan humanis, namun tidak akan mentolerir aksi anarkis yang membahayakan publik,” ujarnya.

Polri mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap upaya provokasi pihak tidak bertanggung jawab serta mendukung terwujudnya keamanan dan ketertiban di Kalbar.

Baca Juga :  Kode Redeem PUBG 1 April 2026 Diburu! Ini Daftar Senjata Kombinasi Terbaik

Share :

Baca Juga

Festival Budaya Sarolangun

Daerah

Jangan Lewatkan! Festival Budaya Sarolangun, Ini Jadwalnya

Hukum & Kriminal

LHKPN Ungkap Kekayaan Fantastis Deddy Corbuzier, Hampir Sentuh Rp1 Triliun
Prabowo Dorong Pemberdayaan UMKM dan Kerja Sama APEC 2025

Nasioanal

Prabowo Dorong UMKM dan Kerja Sama Multilateral APEC 2025
Gotong Royong Meriahkan HUT ke-17 Kota Sungai Penuh

Daerah

HUT ke-17 Sungai Penuh, Wali Kota Alfin Gerakkan Kebersamaan

Game

Danramil Sitinjau Laut Dampingi Dandim Tinjau Lokasi Bedah Rumah

Daerah

Bupati Kerinci Tanam Padi Serentak di Talang Kemulun, Dukung Swasembada Pangan Nasional
Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu Guru di Jambi

Nasioanal

Cek Hak Guru PPPK Paruh Waktu Tahun 2026 Wajib Cair

Daerah

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh Imbau Demo Damai