Aksarabrita.com – Malam di RT 10, Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, berubah menjadi mencekam pada Minggu (26/4). Indra (41) meregang nyawa setelah tiga orang penyerang yang diduga tetangganya datang membawa senjata tajam dan langsung melancarkan aksi brutal.
Para pelaku menyerang Indra tanpa memberi kesempatan untuk menyelamatkan diri. Mereka menghujani tubuh korban dengan tusukan bertubi-tubi hingga Indra mengalami 18 luka tusukan dan tewas di lokasi. Aksi keji itu terjadi di hadapan anak korban yang masih balita, menciptakan luka batin yang mendalam bagi keluarga.
Nia (39), istri korban, menyaksikan langsung kejadian tersebut. Ia melihat para pelaku datang, lalu menyerang suaminya dengan ganas. Ketakutan dan kepanikan menyelimuti suasana saat darah mengalir di halaman rumah mereka.
Ferdi (21), anak sulung korban, berusaha melindungi ayahnya dari serangan. Namun, para pelaku justru menusuknya hingga mengalami lima luka serius. Saat ini Ferdi menjalani perawatan intensif dan masih berjuang untuk pulih.
Tim Unit Reskrim Polsek Kotabaru bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Polisi menangkap dua terduga pelaku berinisial RG dan DH, lalu membawa keduanya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, polisi terus memburu satu pelaku lain yang masih melarikan diri.
Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar memberi perhatian khusus terhadap kondisi keluarga korban. Ia memerintahkan Tim Psikologi Biro SDM Polda Jambi untuk mendampingi Nia dan anak-anaknya agar mampu menghadapi trauma akibat peristiwa tersebut.
Penyidik terus mengembangkan kasus ini dan mengumpulkan bukti tambahan. Polisi menegaskan komitmen untuk menangkap seluruh pelaku dan menuntaskan perkara ini sesuai hukum yang berlaku. Sementara itu, duka mendalam masih menyelimuti keluarga yang kehilangan sosok ayah dalam tragedi berdarah tersebut. (***)






