Kuala Tungkal, Aksarabrita.com // – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sinkronisasi Tata Ruang Pertahanan secara virtual dari Ruang Rapat Bupati Tanjung Jabung Barat, Rabu (12/11/25).
Kabid PUPR Tanjung Jabung Barat, Sekretaris Badan Kesbangpol, Kabid Bina Politik Kesbangpol, dan Kabid Wawasan Kebangsaan Kesbangpol turut mendampingi Wabup Katamso selama kegiatan berlangsung.
Rakornas ini memfasilitasi koordinasi dan sinkronisasi antara kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan unsur TNI untuk menyamakan arah kebijakan dalam penyusunan tata ruang pertahanan yang terintegrasi dengan rencana tata ruang nasional dan daerah.
Wabup Katamso menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran strategis karena menghubungkan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat sinergi lintas sektor demi menciptakan sistem pertahanan negara yang tangguh dan berkelanjutan.
Secara nasional, penyelenggaraan Rakornas sejalan dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menegaskan kewajiban pemerintah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
Prinsip tersebut juga tercantum dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, yang menegaskan bahwa pertahanan negara bertujuan menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah NKRI, dan keselamatan rakyat dari berbagai ancaman.
Pemerintah menetapkan visi strategis dalam membangun sistem pertahanan yang modern, kuat, dan adaptif. Isu tata ruang pertahanan menjadi bagian dari Prioritas Nasional 02 dalam RPJMN 2025–2029 (Asta Cita Presiden), yang menekankan penguatan sistem pertahanan dan keamanan negara.
Postur pertahanan ideal tidak hanya memerlukan sumber daya manusia dan teknologi, tetapi juga dukungan tata ruang yang terencana dan selaras dengan pembangunan wilayah di tingkat nasional dan daerah.
Melalui Rakornas ini, pemerintah pusat, daerah, serta unsur TNI menyepakati langkah bersama untuk menyelaraskan tata ruang pertahanan sekaligus membangun mekanisme koordinasi dan kolaborasi berkelanjutan.
Selain itu, kegiatan ini juga mendukung penataan ruang pertahanan dalam penyusunan, peninjauan kembali, dan revisi rencana tata ruang daerah. Upaya tersebut bertujuan memperkuat sistem pertahanan negara yang adaptif dan berkesinambungan.







