Home / Nasioanal

Rabu, 5 November 2025 - 15:02 WIB

Zohran Mamdani Menang! Wali Kota Muslim Pertama di New York

Zohran Mamdani

Zohran Mamdani

New York, Aksarabrita.com // Zohran Kwame Mamdani berada di ambang kemenangan pada Pemilihan Wali Kota New York City 2025 setelah meraih 50,4 persen suara berdasarkan penghitungan 89 persen suara oleh Associated Press. Kandidat Partai Demokrat berusia 34 tahun itu unggul jauh dari pesaing utamanya, Andrew Cuomo (41,6 persen) dan Curtis Sliwa (7,1 persen).

Kemenangan ini menorehkan sejarah baru bagi New York. Mamdani akan menjadi Wali Kota Muslim pertama, Wali Kota pertama berdarah Asia Selatan, sekaligus Wali Kota pertama yang lahir di Afrika dalam sejarah kota tersebut. Dengan usianya yang baru 34 tahun, ia juga tercatat sebagai Wali Kota termuda dalam lebih dari satu abad.

Suasana haru menyelimuti malam kemenangan di Brooklyn. Para pendukung Mamdani bersorak, berpelukan, hingga menitikkan air mata setelah Associated Press mengonfirmasi hasil kemenangan.

  • Nama: Zohran Kwame Mamdani
  • Lahir: 18 Oktober 1991 di Kampala, Uganda
  • Pendidikan: Bowdoin College, lulusan Africana Studies (2014)
  • Karier Politik: Anggota New York State Assembly dari Distrik 36, Queens (sejak 2021)
Baca Juga :  Wabup Kerinci Murison Hadiri High Level Meeting TPID Bahas Pengendalian Inflasi Daerah

Mamdani lahir di Uganda dari keluarga keturunan Asia Selatan, lalu tumbuh dewasa di New York. Ia dikenal sebagai politisi yang mengidentifikasi diri sebagai democratic socialist (sosialis demokratik) dan fokus pada agenda progresif yang berpihak pada rakyat kecil.

Kemenangan Mamdani menjadi dorongan besar bagi sayap progresif Partai Demokrat yang selama ini kurang dominan dalam arus politik nasional.

Dalam kampanyenya, Mamdani menyampaikan beberapa prioritas utama:

  • Revolusi perumahan terjangkau, termasuk pembekuan kenaikan sewa
  • Transportasi publik lebih murah hingga sebagian gratis, seperti bus tanpa tarif dan peningkatan frekuensi layanan
  • Penguatan ekonomi pekerja, termasuk peningkatan upah dan perlindungan bagi pekerja berpenghasilan rendah

Mamdani berkomitmen menjalankan pemerintahan dengan kolaborasi lintas sektor dan melibatkan masyarakat secara langsung.

Baca Juga :  Apakah Sah Puasa Tanpa Sahur? Ini Penjelasan Islam dan Dampak bagi Kesehatan

“Tantangan kota ekonomi, sosial, hingga lingkungan harus kita tangani dengan cepat, tepat, dan bertanggung jawab melalui kerja sama semua pihak,” ujar Mamdani dalam pidato kemenangannya.

Zohran Mamdani akan dilantik pada 1 Januari 2026 untuk menggantikan Eric Adams.

Meskipun membawa energi perubahan, Mamdani harus menghadapi beberapa persoalan besar New York, seperti:

  • Biaya hidup yang terus meningkat
  • Krisis perumahan dan tingginya harga sewa
  • Transportasi publik yang padat dan mahal
  • Ketimpangan sosial
  • Ancaman perubahan iklim terhadap kota besar

Kemenangan Mamdani tidak hanya soal perolehan suara. Ini adalah simbol perubahan dan keberanian politik.

Sebagai Wali Kota Muslim pertama, pemimpin muda, dan wakil dari komunitas Asia Selatan serta Afrika, Mamdani hadir sebagai representasi harapan baru bagi banyak warga New York. (**)

Share :

Baca Juga

Prabowo Serahkan 90 Ribu Ha Lahan di Aceh untuk Perlindungan Gajah

Nasioanal

Prabowo Serahkan 90 Ribu Ha Lahan di Aceh untuk Perlindungan Gajah

Batang Hari

Wali Kota Alfin Terima Penghargaan Nasional Lestarikan Bahasa Daerah
Status PPPK Paruh Waktu Jadi Sorotan, Benarkah Termasuk ASN?

Nasioanal

Status PPPK Paruh Waktu Jadi Sorotan, Benarkah Termasuk ASN?

Daerah

Tiga Anggota Polisi Dipecat, Polres Sarolangun Tegaskan Komitmen Penegakan Disiplin
Kadis Kominfo Sungai Penuh Dorong Kampung Internet dan RKE ke Komdigi RI

Daerah

Kadis Kominfo Dorong Kampung Internet dan RKE ke Komdigi RI
Kabar Gembira! Gaji Ke-13 ASN dan Pensiunan Cair Hari ini

Nasioanal

Kabar Gembira! Gaji Ke-13 ASN dan Pensiunan Cair Hari ini
Solar Terancam Tamat Prabowo Stop Impor

Nasioanal

Solar Terancam Tamat, Prabowo Stop Impor

Batang Hari

Penganiayaan Prada Lucky Seret Perwira Berpangkat Letda