Home / Kesehatan & Olahraga

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:09 WIB

Hati-hati! 12 Gejala Sakit Ginjal yang Bisa Mengancam Kesehatan

12 Gejala Sakit Ginjal yang Harus Diwaspadai dan Cara Mencegahnya

12 Gejala Sakit Ginjal yang Harus Diwaspadai dan Cara Mencegahnya

Kesehatan, Aksarabrita.com // Gejala sakit ginjal sering mirip penyakit lain, sehingga banyak orang terlambat menyadari dan menanganinya. Dengan mengenali tanda-tanda awal, penyakit ginjal bisa diatasi lebih cepat dan risiko komplikasi berkurang.

Batu ginjal, infeksi ginjal, dan radang ginjal termasuk jenis penyakit ginjal yang umum terjadi. Penyakit ini mengganggu fungsi ginjal dalam menghasilkan urine dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Tanpa penanganan dini, sakit ginjal bisa menyebabkan komplikasi serius, termasuk gagal ginjal atau kematian.

Di Indonesia, lebih dari 42.000 orang meninggal setiap tahun akibat sakit ginjal. Karena itu, jangan abaikan gejala ginjal meski keluhan awal tampak ringan.

Gejala sakit ginjal bervariasi, tergantung tahap penyakit. Penderita ginjal akut bisa mengalami gejala berat, sementara penderita ginjal kronis mungkin tidak merasakan tanda apa pun sampai kondisi parah. Berikut gejalanya:

  1. Sering buang air kecil
    Penderita sering buang air kecil, terutama di malam hari, karena ginjal kehilangan kemampuan menyaring racun dan kotoran.
  2. Tidak buang air kecil sama sekali
    Kondisi ginjal parah menyebabkan produksi urine sangat sedikit atau berhenti total, sehingga pasien membutuhkan dialisis atau transplantasi ginjal.
  3. Tangan dan kaki bengkak
    Cairan menumpuk akibat fungsi ginjal menurun, menimbulkan bengkak di tangan, kaki, betis, pergelangan kaki, wajah, atau sekitar mata.
  4. Urine berdarah
    Sel darah bocor ke kandung kemih, sehingga urine terlihat bercampur darah.
  5. Urine berbusa
    Protein albumin yang tinggi dalam urine menandakan ginjal gagal menyaring racun dan zat sisa dengan baik.
  6. Mudah lelah
    Penumpukan racun dan zat sisa membuat tubuh cepat lelah sepanjang hari.
  7. Susah tidur di malam hari
    Rasa tidak nyaman akibat racun dalam darah mengganggu tidur malam, sehingga memperburuk fungsi tubuh dan risiko gagal ginjal.
  8. Kram otot
    Ketidakseimbangan natrium, kalsium, kalium, atau elektrolit lain memicu kram otot, terutama di kaki.
  9. Mual dan muntah
    Gangguan ginjal menyebabkan mual dan muntah yang menurunkan nafsu makan, sehingga berat badan bisa turun drastis.
  10. Kulit kering dan gatal
    Ginjal gagal menjaga keseimbangan mineral dan nutrisi darah, memicu kulit kering, gatal, dan masalah tulang.
  11. Sulit berkonsentrasi dan mengingat
    Racun yang menumpuk memengaruhi otak, menyebabkan pusing, sulit fokus, dan menurunkan daya ingat.
  12. Bau mulut
    Uremia akibat ginjal tidak menyaring limbah dengan baik menimbulkan bau mulut dan rasa logam.
Baca Juga :  Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Hantarkan Duka Prajurit TNI Gugur

Faktor risiko penyakit ginjal meliputi diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, obesitas, merokok, dan riwayat keluarga dengan penyakit ginjal. Untuk mencegah ginjal semakin rusak, lakukan langkah berikut:

  • Kendalikan kondisi risiko seperti diabetes dan hipertensi
  • Hindari merokok
  • Konsumsi sayur dan buah minimal 5 porsi per hari
  • Kurangi makanan tinggi lemak jenuh, garam, dan gula
  • Pilih sumber protein sehat seperti kacang-kacangan, ikan, telur, dan daging
  • Batasi alkohol
  • Pertahankan berat badan ideal
  • Rutin olahraga minimal 150 menit per minggu
  • Gunakan obat pereda nyeri secukupnya

Jika Anda memiliki risiko tinggi atau mengalami gejala di atas, segera periksa ginjal melalui tes darah dan urine. Penanganan dini membantu mencegah komplikasi serius, termasuk kerusakan ginjal permanen, anemia, patah tulang, dan gangguan sistem saraf pusat.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap Perempat Final Liga Europa 2025: Siapa Melaju ke Semifinal?

Share :

Baca Juga

Game

Istri Perwira Polisi Dieksekusi ke Rutan Padang dalam Kasus Penipuan Jual Beli Mobil
Jantung memompa darah kaya oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh setiap saat. Ketika fungsi jantung menurun, organ-organ lain ikut terdampak. Karena itu, setiap orang perlu menjaga kesehatan jantung sejak dini untuk mendukung kualitas hidup jangka panjang. Dokter menegaskan bahwa gaya hidup sehari-hari sangat menentukan kondisi jantung. Pola makan, aktivitas fisik, waktu istirahat, dan cara mengelola stres berperan besar dalam menjaga fungsi jantung tetap optimal. Terapkan Pola Makan Sehat untuk Jantung Masyarakat dapat menjaga kesehatan jantung dengan memilih makanan yang tepat. Pola makan sehat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, yang sering memicu penyakit jantung. Sayuran hijau, buah-buahan segar, gandum utuh, ikan, daging tanpa lemak, serta lemak sehat seperti minyak zaitun dan minyak alpukat mendukung kesehatan jantung. Sebaliknya, konsumsi garam, gula, lemak jenuh, dan lemak trans perlu dibatasi karena dapat merusak pembuluh darah. Rutin Berolahraga untuk Lancarkan Aliran Darah Kurangnya aktivitas fisik meningkatkan risiko penyakit jantung. Olahraga membantu tubuh membakar lemak, menjaga berat badan ideal, serta melancarkan aliran darah. Para ahli menganjurkan olahraga aerobik intensitas sedang selama 150 menit per minggu atau intensitas tinggi selama 75 menit per minggu. Latihan kekuatan juga perlu dilakukan setidaknya dua kali dalam sepekan. Bagi pemula, olahraga dapat dimulai secara perlahan lalu ditingkatkan secara bertahap. Hentikan Kebiasaan Merokok Merokok merusak pembuluh darah dan menurunkan kadar oksigen dalam darah. Kondisi ini memaksa jantung bekerja lebih keras dan meningkatkan tekanan darah serta denyut jantung. Perokok aktif menghadapi risiko serangan jantung fatal hingga empat kali lebih tinggi. Paparan asap rokok juga membahayakan perokok pasif. Dengan berhenti merokok, seseorang langsung menurunkan risiko gangguan jantung sejak hari pertama. Cukupi Waktu Tidur dan Kelola Stres Tidur yang cukup membantu jantung bekerja lebih efisien. Kurang tidur meningkatkan risiko obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, dan depresi yang dapat memicu penyakit jantung. Selain itu, stres yang tidak terkelola mendorong peningkatan tekanan darah. Olahraga, meditasi, yoga, dan aktivitas relaksasi membantu tubuh mengendalikan stres. Jika stres berlangsung lama, konsultasi dengan tenaga kesehatan mental sangat dianjurkan. Lakukan Pemeriksaan Jantung Secara Rutin Pemeriksaan kesehatan rutin membantu dokter mendeteksi gangguan jantung sejak dini. Banyak penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi berkembang tanpa gejala awal. Setiap orang dianjurkan melakukan pemeriksaan jantung setidaknya satu kali dalam setahun. Jika mengalami keluhan seperti nyeri dada, sesak napas, jantung berdebar, mudah lelah, atau kaki bengkak, segera temui dokter spesialis jantung. MyCardia Eka Hospital Hadirkan Layanan Jantung Terpadu MyCardia Eka Hospital menyediakan layanan jantung terpadu, mulai dari konsultasi hingga penanganan medis komprehensif. Dokter spesialis jantung berpengalaman dan fasilitas medis modern mendukung pelayanan yang optimal bagi pasien. Menjaga kesehatan jantung merupakan investasi jangka panjang. Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan melakukan pemeriksaan rutin, masyarakat dapat menekan risiko penyakit jantung dan meningkatkan kualitas hidup.

Kesehatan & Olahraga

Cara Menjaga Kesehatan Jantung agar Tetap Sehat dan Optimal

Kesehatan & Olahraga

Wawako Antos Hadiri Pembukaan Gubernur Cup 2023
Sering Sakit Saat Liburan? Ini Penyebab dan Cara Menjaga Tubuh Tetap Sehat

Kesehatan & Olahraga

Sering Sakit Saat Liburan? Ini Penyebab dan Cara Menjaga Tubuh Tetap Sehat
Cara Ampuh Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Ramadhan

Kesehatan & Olahraga

Mulut Tetap Segar Saat Puasa! Ini Cara Ampuh Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut
Cek Perawatan Gigi Ditanggung BPJS Kesehatan

Kesehatan & Olahraga

Cek Layanan Perawatan Gigi yang Ditanggung BPJS

Daerah

Dugaan Kecurangan AFC: Qatar dan Arab Saudi Diuntungkan, Oman Ancam Mundur, Jepang Beri Nasehat untuk Indonesia
Amankah Air Hujan untuk Dikonsumsi? Ini Penjelasannya

Kesehatan & Olahraga

Amankah Air Hujan untuk Dikonsumsi? Ini Penjelasannya