Home / Viral & Artis

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:07 WIB

Dugaan Anak yang Terlantar, Artis Denada Digugat

Foto Dok. Ig@denadaindonesia

Foto Dok. Ig@denadaindonesia

Artis, Aksarabrita.com // Gugatan perdata yang menyeret nama penyanyi Denada Tambunan kini berjalan di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Seorang pemuda bernama Ressa Rizky Rossano (24) mengajukan gugatan tersebut dengan klaim sebagai anak biologis Denada dan menuntut pertanggungjawaban hukum atas dugaan penelantaran sejak ia lahir.

Pengadilan Negeri Banyuwangi mencatat perkara ini dengan nomor 288 dan mendaftarkannya sejak 26 November 2025. Dalam gugatan, Ressa menempatkan Denada sebagai tergugat atas dugaan perbuatan melawan hukum terkait kewajiban orang tua terhadap anak kandung.

Kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, menjelaskan bahwa kliennya memilih jalur hukum setelah upaya komunikasi secara kekeluargaan tidak membuahkan hasil. Ia menegaskan bahwa gugatan ini tidak hanya menyangkut persoalan materi, melainkan menyentuh hak dasar seorang anak.

“Klien kami tidak pernah menerima hak-haknya sebagai anak sejak lahir. Melalui gugatan ini, kami menuntut tanggung jawab hukum dari orang tua kandungnya,” kata Firdaus, Jumat (9/1/2026).

Firdaus mengungkapkan bahwa pengadilan telah menggelar satu kali mediasi. Namun, Denada tidak menghadiri panggilan tersebut. Meski begitu, pihak penggugat tetap membuka peluang penyelesaian damai.

Baca Juga :  Respons Hotman Paris Dampingi Kasus Narkoba Ammar Zoni

“Kami masih berharap tergugat menunjukkan itikad baik untuk bertemu dan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Jika tidak, kami akan melanjutkan proses hukum,” ujarnya.

Dalam gugatannya, Ressa mengaku mengetahui identitas ibu kandungnya setelah melakukan penelusuran secara mandiri. Selama bertahun-tahun, ia hidup berpindah-pindah dari satu rumah kerabat ke rumah kerabat lain. Ia juga sempat tinggal di lingkungan kediaman Denada di Banyuwangi tanpa memperoleh pengakuan resmi sebagai anak biologis.

Ressa menyebut hubungannya dengan Denada hampir tidak pernah terjalin. Ia mengaku tidak pernah merasakan perhatian seorang ibu, termasuk pada momen keluarga seperti Idul Fitri.

“Saya mengetahui beliau ibu biologis saya karena saya mencari tahu sendiri. Namun, saya tidak pernah merasakan perhatian seperti anak pada umumnya,” ujar Ressa.

Ressa menjalani kehidupan yang jauh dari sorotan dunia hiburan yang melekat pada nama Denada. Ia tumbuh dalam keterbatasan ekonomi dan tidak pernah menerima nafkah dari ibu kandungnya. Kondisi tersebut berdampak langsung pada pendidikannya.

Baca Juga :  Cek Gaji PPPK Paruh Waktu di Prov. Jambi Berikut Rinciannya

Ia sempat menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi swasta di Banyuwangi hingga semester empat. Namun, keterbatasan biaya memaksanya berhenti kuliah.

“Sudah tidak sanggup membayar, akhirnya saya drop out,” katanya.

Saat ini, Ressa bekerja sebagai penjaga toko kelontong yang beroperasi selama 24 jam dengan penghasilan di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Banyuwangi. Ia menilai gugatan ini sebagai langkah terakhir untuk memperjuangkan hak dan pengakuan sebagai anak kandung.

Hingga berita ini ditulis, Denada Tambunan belum menyampaikan pernyataan resmi terkait gugatan tersebut. Pengadilan Negeri Banyuwangi akan melanjutkan persidangan sesuai agenda yang telah ditetapkan.

Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan figur publik sekaligus mengangkat isu sensitif tentang tanggung jawab orang tua, hak anak, serta batas antara persoalan keluarga dan ranah hukum. (Tim)

Share :

Baca Juga

Adly Fairuz Klarifikasi Kasus Dugaan Penipuan Calon Akpol

Viral & Artis

Digugat Rp5 Miliar, Adly Fairuz Klarifikasi Kasus Dugaan Penipuan Calon Akpol

Daerah

Disambut Haru Siswa, Roni Ardiansyah Resmi Kembali Pimpin SMPN 1 Prabumulih
detik-detik Helikopter Jatuh di Pantai California Saat Festival Mobil dan Helikopter

Viral & Artis

Helikopter Jatuh di Pantai California Saat Festival Helikopter

Batang Hari

Wali Kota Alfin Terima Penghargaan Nasional Lestarikan Bahasa Daerah

Batang Hari

Viral Video Andini Permata dan Bocil Cek link
Wakil Bupati Hajar Kepala SPPG di Dapur MBG

Hukum & Kriminal

Sidak MBG, Viral Wakil Bupati Pukul Kepala SPPG

Daerah

Kodim 0417/Kerinci Berbagi Takjil : Wujud Kepedulian di Bulan Suci
Polisi Gerebek Aktivitas Mencurigakan di Hotel Surabaya

Hukum & Kriminal

Polisi Gerebek Aktivitas Mencurigakan di Hotel 34 Orang Diperiksa