Olahraga, Aksarabrita.com // Atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah, kembali menorehkan prestasi luar biasa, tidak hanya di arena olahraga, tetapi juga dalam karier militernya. Lifter andalan nasional itu resmi menyandang pangkat Kapten TNI di usia 22 tahun, setelah sukses memecahkan rekor dunia dan mengharumkan nama Indonesia di ajang SEA Games ke-33 Thailand.
Kenaikan pangkat dua tingkat dari Letnan Dua menjadi Kapten tersebut diumumkan dalam acara penyerahan bonus atlet berprestasi SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
Presiden Prabowo Subianto secara langsung mengumumkan kenaikan pangkat Rizki Juniansyah di hadapan para atlet, pelatih, dan pejabat negara. Pengumuman tersebut menjadi momen emosional bagi Rizki karena ia menerima kabar itu langsung dari Kepala Negara dan Panglima TNI.
“Pastinya senang dan bangga sekali. Ini kehormatan besar bagi saya. Saya juga terharu karena baru kali ini mendapat kabar langsung dari Bapak Presiden dan Bapak Panglima TNI,” ujar Rizki seusai acara.
Rizki mengaku tidak menyangka akan kembali menerima kenaikan pangkat dalam waktu yang sangat singkat. Ia baru saja dilantik sebagai Letnan Dua pada 27 November 2025, sebelum akhirnya langsung meloncat dua tingkat menjadi Kapten.
“Saya benar-benar tidak menyangka. Baru dilantik, lalu langsung diangkat menjadi Kapten karena naik dua tingkat dari Letnan Dua,” katanya.
Kenaikan pangkat tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi luar biasa yang ia torehkan. Pada SEA Games 2025, Rizki kembali mencatatkan sejarah dengan memecahkan rekor dunia angkat besi. Sebelumnya, ia juga sukses meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.
Prestasi Rizki Juniansyah tergolong sangat tidak lazim jika dibandingkan dengan jalur karier reguler perwira TNI. Pada jalur normal lulusan Akademi Militer (Akmil), seorang perwira umumnya baru mencapai pangkat Kapten pada usia 30 hingga 32 tahun, setelah menjalani dinas aktif sekitar 7–8 tahun sejak dilantik sebagai Letnan Dua.
Dengan demikian, terdapat selisih usia sekitar 8 hingga 10 tahun antara Rizki Juniansyah dan perwira TNI jalur reguler Akmil dengan pangkat yang sama.
Kenaikan pangkat Rizki masuk dalam kategori kenaikan pangkat penghargaan prestasi, bukan melalui jalur karier militer reguler. Kebijakan ini menegaskan komitmen negara dalam memberikan apresiasi khusus kepada atlet berprestasi yang membawa nama Indonesia ke tingkat dunia.
Rizki menyampaikan terima kasih kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Presiden Prabowo Subianto atas apresiasi yang ia terima.
“Saya sangat berterima kasih atas penghargaan luar biasa ini. Semua pencapaian ini lahir dari latihan panjang, disiplin, dan perjuangan yang tidak mudah,” tuturnya.
Ke depan, Rizki berjanji akan terus meningkatkan prestasi. Ia menyadari tanggung jawab besar yang kini melekat di pundaknya, mulai dari membawa nama TNI, Persatuan Angkat Besi Indonesia, hingga bangsa Indonesia.
Menatap tahun 2026, Rizki menargetkan medali emas Asian Games 2026 sebagai tantangan berikutnya.
“Saya akan bekerja keras dan berjuang mati-matian untuk Asian Games 2026. Ajang ini membutuhkan energi, kekuatan, dan semangat yang jauh lebih besar,” tegas Rizki. (Tim)









