Home / Nasioanal / Pemerintah

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:44 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu R3 Tertuang Perpres 11 Tahun 2024

ASN Wajib Tahu! BKN Resmi Atur Pemakaian Seragam Batik Korpri 2026

ASN Wajib Tahu! BKN Resmi Atur Pemakaian Seragam Batik Korpri 2026

Jakarta, Aksarabrita.com // Isu gaji PPPK Paruh Waktu kembali menjadi perhatian publik, khususnya di kalangan tenaga honorer yang telah terdata dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan kode R3. Banyak honorer khawatir penghasilan mereka justru menurun setelah diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu.

Pemerintah menegaskan bahwa gaji PPPK Paruh Waktu tidak ditetapkan secara sembarangan. Seluruh ketentuan mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 11 Tahun 2024 yang mengatur struktur gaji dan tunjangan PPPK.

Dalam beleid tersebut, gaji PPPK Paruh Waktu disusun berdasarkan golongan dan masa kerja, sama seperti PPPK penuh. Gaji pokok terendah ditetapkan mulai sekitar Rp1.938.500 per bulan, dan dapat meningkat seiring naiknya golongan serta pengalaman kerja.

Berikut kisaran gaji PPPK Paruh Waktu berdasarkan golongan:

Golongan I: Rp1.938.500 – Rp2.900.900
Golongan II: Rp2.116.900 – Rp3.071.200
Golongan III: Rp2.206.500 – Rp3.201.200
Golongan IV: Rp2.299.800 – Rp3.336.600
Golongan V: Rp2.511.500 – Rp4.189.900
Golongan VI: Rp2.742.800 – Rp4.367.100
Golongan VII: Rp2.858.800 – Rp4.551.800
Golongan VIII: Rp2.979.700 – Rp4.744.400
Golongan IX: Rp3.203.600 – Rp5.261.500
Golongan X: Rp3.339.100 – Rp5.484.000
Golongan XI: Rp3.480.300 – Rp5.716.000
Golongan XII: Rp3.627.500 – Rp5.957.800
Golongan XIII: Rp3.781.000 – Rp6.209.800
Golongan XIV: Rp3.940.900 – Rp6.472.500
Golongan XV: Rp4.107.600 – Rp6.746.200
Golongan XVI: Rp4.281.400 – Rp7.031.600
Golongan XVII: Rp4.462.500 – Rp7.329.000

Baca Juga :  Kode Redeem Roblox 16 April 2026 Terbaru, Gratis Hari Ini!

Besaran yang diterima setiap pegawai bisa berbeda, tergantung golongan dan masa kerja masing-masing.

Selain gaji pokok, PPPK Paruh Waktu juga berhak menerima berbagai tunjangan, seperti:

  • Tunjangan kinerja
  • Tunjangan Hari Raya (THR)
  • Tunjangan transportasi (jika tersedia)
  • Fasilitas kerja
  • BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan

Dengan demikian, status paruh waktu tidak berarti kehilangan hak perlindungan dan kesejahteraan.

Pemerintah juga menetapkan batas minimum gaji. PPPK Paruh Waktu tidak boleh menerima gaji lebih rendah dari:

  • Gaji terakhir saat masih honorer, atau
  • Upah Minimum Provinsi (UMP) atau UMK setempat

Kebijakan ini bertujuan melindungi tenaga honorer agar tidak dirugikan setelah diangkat menjadi PPPK.

Meski demikian, besaran akhir gaji bisa berbeda antar instansi karena disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan kebijakan masing-masing daerah.

Baca Juga :  Gembira! Kemenag Naikkan Tunjangan Guru dan Sertifikasi Dosen

Dengan dasar hukum yang jelas melalui Perpres Nomor 11 Tahun 2024, kekhawatiran soal turunnya gaji PPPK Paruh Waktu dinilai tidak sepenuhnya benar. Kini, tenaga honorer tinggal menunggu kejelasan teknis dari instansi masing-masing terkait waktu dan besaran pembayaran gaji.

Share :

Baca Juga

Presiden Prabowo Kerahkan 11 Helikopter

Pemerintah

Presiden Kerahkan 11 Helikopter, Bantuan di Lokasi Bencana
Argentina vs Spanyol, Siapa Juara Piala Dunia 2026

Kesehatan & Olahraga

Argentina vs Spanyol, Siapa Juara Piala Dunia 2026
Nadiem Makarim Murka Dituntut 18 Tahun Penjara

Hukum & Kriminal

Nadiem Makarim Murka Dituntut 18 Tahun Penjara
Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Provinsi Jawa Timur untuk memimpin Panen Raya Serentak

Nasioanal

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik Indonesia
hamil anak laki-laki, makanan untuk hamil laki-laki, tips kehamilan, makanan penyubur, potasium, sereal, buah asam, sayuran hijau, pisang, makanan asin, kehamilan sehat, program hamil

Kesehatan & Olahraga

Bunda Ingin Anak Laki-Laki? Coba Konsumsi 6 Makanan Ini!
Tradisi Hang Lahaek Semarakkan Rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah

Daerah

Tradisi Hang Lahaek Semarakkan Kenduri Sko Enam Luhah
Undangan Pernikahan Lewat Media Sosial: Wajib Hadir atau Tidak?

Nasioanal

Undangan Pernikahan Lewat Media Sosial: Wajib Hadir atau Tidak?
Bunda Literasi Tanjabbar Ajak Orang Tua Tingkatkan Minat Baca Anak

Daerah

Bunda Literasi Tanjabbar Ajak Orang Tua Tingkatkan Minat Baca Anak