Home / Kesehatan & Olahraga

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:40 WIB

Begini Cara Membersihkan Kotoran Telinga Secara Alami dan Aman

Begini Cara Membersihkan Kotoran Telinga Secara Alami dan Aman

Begini Cara Membersihkan Kotoran Telinga Secara Alami dan Aman

Kesehatan, Aksarabrita.com // Menjaga kebersihan telinga menjadi langkah penting untuk mencegah gangguan pendengaran dan infeksi. Namun, masih banyak orang yang keliru membersihkan telinga, terutama dengan penggunaan cotton bud yang justru berisiko mendorong kotoran masuk lebih dalam.

Dokter menyebut, kotoran telinga atau serumen sebenarnya memiliki fungsi alami untuk melindungi saluran telinga dari debu, bakteri, dan benda asing. Meski demikian, jika jumlahnya berlebihan dan menumpuk, serumen dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga gangguan pendengaran.

Penyebab Kotoran Telinga Menumpuk

Penumpukan kotoran telinga bisa terjadi karena beberapa faktor. Produksi serumen berlebih secara alami menjadi penyebab paling umum. Selain itu, kebiasaan membersihkan telinga dengan cotton bud juga sering memicu masalah karena mendorong kotoran semakin ke dalam.

Penggunaan alat bantu dengar, penyumbat telinga, serta struktur saluran telinga yang sempit turut meningkatkan risiko penumpukan serumen. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut serumen merupakan mekanisme pertahanan alami telinga yang sebaiknya tidak diganggu secara berlebihan.

Baca Juga :  Idul Adha 1447 H, Dinkes Sungai Penuh Qurban 3 Ekor Sapi

Cara Membersihkan Telinga Secara Alami

Membersihkan telinga sebaiknya dilakukan dengan cara yang aman dan tidak melukai saluran telinga.

Berikut beberapa cara alami yang dianjurkan:

1. Menggunakan air hangat

Air hangat dapat membantu membersihkan telinga bagian luar. Gunakan kain bersih atau kasa steril, lalu bersihkan daun telinga secara perlahan. Hindari memasukkan kain terlalu dalam agar tidak menyebabkan iritasi atau cedera.

2. Mengoleskan baby oil

Baby oil dapat membantu melunakkan kotoran telinga di bagian luar. Teteskan sedikit baby oil pada kain atau cotton bud, lalu bersihkan area luar telinga. Penggunaan cotton bud tetap tidak disarankan untuk membersihkan bagian dalam telinga.

3. Konsultasi ke dokter THT

Baca Juga :  Diduga Kebal Hukum, YI Bebas Edarkan Rokok Tanpa Cukai

Jika kotoran telinga sudah menumpuk dan mengganggu pendengaran, langkah paling aman adalah mengunjungi dokter spesialis THT. Dokter memiliki alat dan metode yang tepat untuk membersihkan telinga tanpa risiko cedera.

Tips Mencegah Penumpukan Kotoran Telinga

Agar kotoran telinga tidak mudah menumpuk, masyarakat disarankan untuk tidak membersihkan telinga terlalu sering. Cukup bersihkan bagian luar telinga secara rutin dan hindari penggunaan cotton bud.

Bagi pengguna alat bantu dengar, kebersihan perangkat juga perlu diperhatikan. Jika telinga terasa penuh, berdengung, atau nyeri, segera konsultasikan ke dokter.

Penumpukan kotoran telinga yang tidak ditangani dapat menyebabkan penurunan pendengaran hingga infeksi. Jika mengalami gejala seperti telinga berdengung, nyeri, atau pendengaran menurun, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis THT. (Tim)

Share :

Baca Juga

Presiden Prabowo, Pesan Prabowo, Kabinet Merah Putih, Hambalang, Program Strategis Nasional, Pemerintahan Prabowo, Politik Nasional, Istana Negara (Setkab RI)

Kesehatan & Olahraga

Pertemuan di Hambalang, Pesan Prabowo kepada Kabinet
Panduan Lengkap Klaim JHT Online 2026, Cukup Pakai HP

Kesehatan & Olahraga

Panduan Lengkap Klaim JHT Online 2026, Cukup Pakai HP
Benarkah Nasi Putih Dingin Lebih Aman untuk Penderita Diabetes? Ini Penjelasannya

Kesehatan & Olahraga

Benarkah Nasi Putih Dingin Lebih Aman untuk Penderita Diabetes?
Lakukan 7 Kebiasaan Sederhana Jantung Tetap Sehat dan Stabil

Kesehatan & Olahraga

Lakukan 7 Kebiasaan Sederhana Jantung Tetap Sehat dan Stabil
Timnas Indonesia U22

Kesehatan & Olahraga

Laga Hidup Mati! Indonesia U-22 Wajib Kalahkan Myanmar
Skuad Garuda Muda siap tempur menghadapi Filipina di SEA Games 2025

Kesehatan & Olahraga

Susunan Skuad Timnas Indonesia U-23 Lawan Filipina Malam Ini

Kesehatan & Olahraga

Jadwal Piala Presiden 2025 Mulai Hari Ini

Batang Hari

Bibit Siklon Tropis 90S Terpantau di Barat Daya Sumatera, BMKG: Potensi Rendah dalam 72 Jam