Kesehatan, Aksarabrita.com // Menjaga kebersihan telinga menjadi langkah penting untuk mencegah gangguan pendengaran dan infeksi. Namun, masih banyak orang yang keliru membersihkan telinga, terutama dengan penggunaan cotton bud yang justru berisiko mendorong kotoran masuk lebih dalam.
Dokter menyebut, kotoran telinga atau serumen sebenarnya memiliki fungsi alami untuk melindungi saluran telinga dari debu, bakteri, dan benda asing. Meski demikian, jika jumlahnya berlebihan dan menumpuk, serumen dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga gangguan pendengaran.
Penyebab Kotoran Telinga Menumpuk
Penumpukan kotoran telinga bisa terjadi karena beberapa faktor. Produksi serumen berlebih secara alami menjadi penyebab paling umum. Selain itu, kebiasaan membersihkan telinga dengan cotton bud juga sering memicu masalah karena mendorong kotoran semakin ke dalam.
Penggunaan alat bantu dengar, penyumbat telinga, serta struktur saluran telinga yang sempit turut meningkatkan risiko penumpukan serumen. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut serumen merupakan mekanisme pertahanan alami telinga yang sebaiknya tidak diganggu secara berlebihan.
Cara Membersihkan Telinga Secara Alami
Membersihkan telinga sebaiknya dilakukan dengan cara yang aman dan tidak melukai saluran telinga.
Berikut beberapa cara alami yang dianjurkan:
1. Menggunakan air hangat
Air hangat dapat membantu membersihkan telinga bagian luar. Gunakan kain bersih atau kasa steril, lalu bersihkan daun telinga secara perlahan. Hindari memasukkan kain terlalu dalam agar tidak menyebabkan iritasi atau cedera.
2. Mengoleskan baby oil
Baby oil dapat membantu melunakkan kotoran telinga di bagian luar. Teteskan sedikit baby oil pada kain atau cotton bud, lalu bersihkan area luar telinga. Penggunaan cotton bud tetap tidak disarankan untuk membersihkan bagian dalam telinga.
3. Konsultasi ke dokter THT
Jika kotoran telinga sudah menumpuk dan mengganggu pendengaran, langkah paling aman adalah mengunjungi dokter spesialis THT. Dokter memiliki alat dan metode yang tepat untuk membersihkan telinga tanpa risiko cedera.
Tips Mencegah Penumpukan Kotoran Telinga
Agar kotoran telinga tidak mudah menumpuk, masyarakat disarankan untuk tidak membersihkan telinga terlalu sering. Cukup bersihkan bagian luar telinga secara rutin dan hindari penggunaan cotton bud.
Bagi pengguna alat bantu dengar, kebersihan perangkat juga perlu diperhatikan. Jika telinga terasa penuh, berdengung, atau nyeri, segera konsultasikan ke dokter.
Penumpukan kotoran telinga yang tidak ditangani dapat menyebabkan penurunan pendengaran hingga infeksi. Jika mengalami gejala seperti telinga berdengung, nyeri, atau pendengaran menurun, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis THT. (Tim)









