Home / Nasioanal / Pemerintah

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:10 WIB

BGN Buka PPPK Tahap 3 dan 4 2026, Siapkan 64.920 Formasi

BGN Buka PPPK Tahap 3 dan 4 2026 Siapkan 64.920 Formasi

BGN Buka PPPK Tahap 3 dan 4 2026 Siapkan 64.920 Formasi

Jakarta, Aksarabrita.com // Badan Gizi Nasional (BGN) kembali membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 3 dan tahap 4 pada kuartal pertama 2026. BGN menyiapkan total 64.920 formasi untuk dua tahap tersebut.

Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan kepastian ini dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Selasa (20/1/2026). Ia menegaskan bahwa BGN sudah berkoordinasi dengan Kementerian PANRB.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian PANRB untuk seleksi tahap ketiga dan keempat. Masing-masing tahap akan dibuka 32.460 formasi,” ujar Dadan.

Rekrutmen PPPK BGN tahap 3 dan 4 menjadi bagian dari target besar penambahan 99.000 PPPK sepanjang 2026. Pemerintah ingin memperkuat program pemenuhan gizi nasional melalui penambahan tenaga profesional.

Sebelumnya, pada tahap pertama, BGN mengangkat 2.080 pegawai yang resmi menjadi ASN per 1 Juli 2025.

Kemudian, tahap kedua membuka 32.000 formasi. Rinciannya, 31.250 formasi untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 750 formasi umum untuk akuntan serta tenaga gizi.

Baca Juga :  Kabar Baik: Gaji PPPK Golongan X Tertinggi Rp5,4 Juta

Saat ini, peserta yang lulus tahap kedua sedang mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan menjalani proses pengusulan Nomor Induk PPPK. Pengangkatan resmi diperkirakan mulai 1 Februari 2026.

BGN berdiri berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024. Pemerintah membentuk lembaga ini untuk memperkuat sistem pemenuhan gizi nasional, termasuk mendukung program makan siang gratis.

Sejak 19 Agustus 2024, Dadan Hindayana memimpin BGN. Pemerintah juga mengalihkan fungsi pengawasan gizi dari Badan Pangan Nasional ke BGN.

Untuk menjalankan tugasnya, BGN mengelola anggaran Rp71 triliun. Anggaran ini mendukung perumusan kebijakan, distribusi program, promosi, pengawasan, hingga pengelolaan aset negara.

Calon pelamar PPPK BGN tahap 3 dan 4 harus memenuhi syarat berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia 20–50 tahun
  • Tidak pernah dipidana penjara dua tahun atau lebih
  • Tidak pernah diberhentikan tidak hormat
  • Tidak berstatus CPNS, PNS, TNI, atau Polri
  • Tidak menjadi anggota partai politik
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Bebas narkoba
  • Memiliki SKCK
  • Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia
Baca Juga :  Wawako Azhar Minta OPD Kerja Maksimal, Mantapkan Strategi Penurunan Stunting 

Selain itu, pelamar wajib memiliki kualifikasi pendidikan sesuai formasi.

Pelamar harus mengunggah dokumen berikut:

  • KTP
  • Kartu Keluarga
  • Ijazah dan transkrip nilai
  • SKCK
  • Surat keterangan sehat
  • Surat bebas narkoba
  • Pas foto terbaru
  • Dokumen pendukung lain sesuai formasi

Pastikan dokumen terbaca jelas. Jika dokumen tidak sesuai, sistem dapat menyatakan pelamar Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi SSCASN BKN di:

https://sscasn.bkn.go.id/

Pelamar hanya boleh memilih satu lokasi ujian. Setelah menyelesaikan pendaftaran, peserta wajib mencetak kartu ujian.

Meski jadwal detail belum diumumkan, seleksi PPPK BGN tahap 3 dan 4 diperkirakan mulai Februari 2026. Karena itu, calon pelamar sebaiknya rutin memantau pengumuman resmi dari BGN dan Kementerian PANRB.

Rekrutmen ini menjadi peluang besar bagi tenaga gizi, akuntan, dan profesional lain yang ingin berkontribusi dalam penguatan sistem gizi nasional melalui jalur ASN. **

Share :

Baca Juga

BKN: Yang Belum Menerbitkan SK PPPK Paruh Waktu Segera Menyelesaikan. (Dok. BKN 7 Palembang)

Pemerintah

BKN Ingatkan Daerah Belum Menerbitkan SK PPPK Paruh Waktu
Asesmen Guru Madrasah 2025 Digelar Daring Akhir Desember

Nasioanal

Asesmen Guru Madrasah 2025 Digelar Daring Akhir Desember
Jambi Raih Anugerah Pertama Keterbukaan Informasi Publik 2025

Daerah

Jambi Raih Anugerah Pertama Keterbukaan Informasi Publik 2025
Prabowo Gandeng Pengusaha, Fokus Pangan dan Energi Nasional

Nasioanal

Prabowo Gandeng Pengusaha, Fokus Pangan dan Energi Nasional
Sekolah Rakyat Dikunjungi Dua Kakak Presiden Prabowo

Nasioanal

Sekolah Rakyat Dikunjungi Dua Kakak Presiden Prabowo

Nasioanal

Larang Rekrut Honorer Baru, Fokus Alihkan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers di Istana Merdeka

Nasioanal

Presiden Tegaskan Pemulihan Energi Terdampak Banjir Dipercepat

Daerah

Mahar Yang dilarang Dalam Pernikahan Islam