Aksarabrita.com // Aksi perang sarung antarkelompok remaja di Salatiga viral di media sosial setelah video dan narasinya menyebar luas. Insiden yang terjadi pada Jumat (27/2/2026) dini hari itu hampir merenggut nyawa seorang remaja.
Peristiwa berlangsung di Jalan Mertani, Kecamatan Argomulyo. Rekaman CCTV memperlihatkan dua kelompok remaja saling serang di tengah jalan. Bentrokan memanas saat satu remaja tertinggal. Kelompok lawan langsung mengeroyok dan menghajarnya tanpa ampun.
Warga menemukan korban dalam kondisi terkapar dengan luka serius di kepala dan tubuh. Tim medis segera membawa korban ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.
Kasatreskrim Polres Salatiga AKP Raditya Triatmaji Pramana menjelaskan bahwa para pelaku memodifikasi sarung dengan memasukkan batu ke dalamnya. “Hasil penyelidikan sementara menunjukkan pelaku mengisi kain sarung dengan batu. Tindakan itu menyebabkan korban mengalami luka sangat serius,” tegasnya. Dilansir dari Instagram Feedgramindo
Polisi kini memburu para pelaku dan terus mengembangkan penyelidikan. Aparat juga mengimbau orang tua agar mengawasi aktivitas anak-anak mereka pada malam hari selama Ramadan untuk mencegah aksi serupa.
Kasus ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap tren perang sarung yang sering muncul saat Ramadan dan kerap berubah menjadi kekerasan berbahaya. (***)








