KERINCI – Bupati Kerinci Monadi didampingi Wakil Bupati H. Murison membuka Jambore Cabang Gerakan Pramuka Kerinci Tahun 2026 di Lapangan Bola Lubuk Nagodang, Kecamatan Siulak, Kamis (14/5/2026).
Ratusan peserta Pramuka dari berbagai kwartir ranting di Kabupaten Kerinci mengikuti kegiatan itu dengan penuh semangat. Jambore menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, disiplin, dan persaudaraan bagi generasi muda.
Panitia memulai upacara dengan penghormatan kepada pembina upacara, laporan pemimpin upacara, mengheningkan cipta, menyanyikan Mars Garuda SIMPATIK dan Mars Kwarcab Kerinci, pengucapan Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, serta Dasa Dharma Pramuka.
Panitia kemudian mengibarkan bendera Jambore Cabang Gerakan Pramuka Kerinci Tahun 2026. Monadi melanjutkan rangkaian acara dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya jambore.
Panitia juga menggelar devile kontingen dan foto bersama seluruh peserta serta tamu undangan.
Unsur Mabicab Kerinci, Ketua GOW Kabupaten Kerinci, para camat selaku Kamabiran, unsur Forkopimcam wilayah kerja Siulak, pimpinan kwartir dan andalan ranting, pelatih, instruktur, pembina gugus depan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya turut menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Monadi menegaskan bahwa jambore bukan sekadar kegiatan perkemahan. Ia menyebut jambore menjadi sarana membangun karakter dan melatih jiwa kepemimpinan generasi muda.
“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar membuka kegiatan perkemahan. Kita memulai perjalanan untuk membangun karakter, melatih jiwa kepemimpinan, memperkuat persaudaraan, serta menanamkan nilai pengabdian kepada bangsa dan daerah,” ujar Monadi.
Monadi menilai Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membina moral dan karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang semakin cepat.
Menurutnya, Pramuka mengajarkan kejujuran, disiplin, pengorbanan, dan persaudaraan tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.
“Yang paling penting, Pramuka mengajarkan kita menjadi manusia yang berguna bagi sesama,” katanya.
Monadi juga mengingatkan peserta jambore agar menjauhi narkoba, kekerasan, dan penggunaan media sosial yang tidak bijak. Ia meminta generasi muda memanfaatkan teknologi untuk belajar, berkarya, dan membangun daerah.
Monadi menegaskan bahwa Kabupaten Kerinci membutuhkan generasi muda yang memiliki semangat juang, kreativitas, dan kepedulian sosial.
“Saya berharap jambore ini melahirkan pemimpin masa depan Kerinci. Pemimpin yang cerdas, berakhlak baik, dan siap mengabdi untuk masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjaga nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Monadi meminta peserta menghormati orang tua dan guru, menjaga lingkungan, serta memperkuat semangat persatuan.
Di akhir sambutannya, Monadi memotivasi peserta agar berani bermimpi besar dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan.
“Jangan takut bermimpi besar. Setiap perubahan besar selalu dimulai dari mimpi, semangat, dan keberanian anak-anak muda,” pesannya.
Monadi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, pelatih, dan semua pihak yang menyukseskan Jambore Cabang Gerakan Pramuka Kerinci Tahun 2026. (JV)







