Jakarta, Aksarabrita.com – BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 mencetak sejarah sebagai ajang marathon terbesar di Indonesia. Sebanyak 8.000 pelari kategori full marathon memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (14/6), sekaligus menandai tingginya minat masyarakat terhadap olahraga lari.
Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, hadir dan melepas langsung para peserta. Ia menegaskan dukungannya terhadap penyelenggaraan event olahraga berskala internasional yang mampu mendorong prestasi olahraga sekaligus menggerakkan sektor pariwisata.
Menurut data panitia, JAKIM 2026 menarik peserta dari berbagai daerah dan negara. Sebanyak 1.012 pelari internasional ikut ambil bagian dalam perlombaan tersebut. Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak.
Panitia juga menghadirkan 14 atlet elite internasional untuk meningkatkan kualitas kompetisi. Kehadiran para pelari dunia itu memperkuat reputasi JAKIM sebagai ajang marathon yang mampu menarik perhatian komunitas lari global.
Sebelum lomba dimulai, Erick Thohir menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama menempuh lintasan.
“Kepada seluruh pelari, saya ucapkan selamat berlari. Jaga kesehatan dan keselamatan. Yang terpenting, berangkat dan finis dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar Erick.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengapresiasi PT Bank Tabungan Negara (BTN) yang terus mendukung penyelenggaraan event olahraga di ibu kota. Menurutnya, JAKIM menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Jakarta yang jatuh pada 22 Juni. Rano menilai ajang tersebut tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang aktif, sehat, dan terbuka bagi event internasional.
Melalui JAKIM 2026, Jakarta semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism nasional. Kehadiran ribuan pelari dari dalam dan luar negeri menunjukkan bahwa ibu kota mampu menggelar ajang olahraga berkelas dunia yang memberi dampak positif bagi ekonomi, pariwisata, dan gaya hidup sehat masyarakat. (***)







