Home / Daerah / Tanjung Jabung Barat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Konflik Lahan Berlarut, Wabup Katamso Dorong Solusi Damai

Konflik Lahan Berlarut, Wabup Katamso Dorong Solusi Damai

Konflik Lahan Berlarut, Wabup Katamso Dorong Solusi Damai

tanjab Barat, Aksarabrita.com – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., memimpin rapat koordinasi untuk mencari solusi atas konflik lahan antara kelompok tani dan PT WKS Distrik 6, Kamis (8/10/2026). Katamso mendorong seluruh pihak mengutamakan dialog untuk menyelesaikan persoalan secara damai dan adil.

Rapat berlangsung di ruang Wakil Bupati Tanjab Barat. Persoalan tersebut melibatkan Kelompok Tani Usaha Remaja Kampung Melayu, Kelompok Tani Sepakat, dan Kelompok Tani Berkah Sembada di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, dengan PT WKS Distrik 6.

Katamso mengajak Tim Terpadu (Timdu) Kabupaten Tanjab Barat, Kaban Kesbangpol, Bagian Hukum Setda, Bagian SDA, ATR/BPN, dan UPTD KPHP mengikuti pembahasan tersebut.

Katamso menegaskan peran Pemkab Tanjab Barat sebagai fasilitator yang netral, adil, dan objektif. Pemerintah daerah ingin menjaga kepentingan masyarakat tani sekaligus memberikan kepastian hukum bagi kegiatan investasi di daerah.

Baca Juga :  Cegah Stunting, Pemkab Tebo Latih Warga Olah Makanan Bergizi

“Hari ini kita duduk bersama di satu meja untuk menyamakan persepsi dan mencari solusi terbaik yang bijaksana. Kita ingin konflik lahan yang sudah berlangsung lama ini bisa diselesaikan secara damai, transparan, dan berkekuatan hukum, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” ujar Katamso.

Katamso meminta tim teknis Pemkab Tanjab Barat dan Tim Terpadu berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Ia juga meminta tim memeriksa data dan dokumen secara faktual serta mengumpulkan informasi mengenai persoalan lahan tersebut.

Pemkab Tanjab Barat akan menjadwalkan rapat lanjutan setelah tim menyelesaikan verifikasi data dan dokumen. Pemerintah daerah akan menggunakan hasil verifikasi tersebut untuk merumuskan kesepakatan bersama para pihak.

Katamso Juga Tangani Konflik Lahan di Taman Raja

Sebelumnya, Pemkab Tanjab Barat menggelar rapat mediasi konflik lahan antara KMS Nurmansyah dan Fikri Juniwarman dengan Koperasi Tani Hutan Binjai Grup di Desa Taman Raja, Kecamatan Tungkal Ulu. Persoalan tersebut berkaitan dengan lahan yang masuk dalam kemitraan dengan PT Makin Grup.

Baca Juga :  Gratis Tanpa Robux! Ini Kode Redeem Roblox 10 Februari 2026

Dalam rapat itu, Katamso meminta pihak koperasi dan perusahaan membuka dokumen kemitraan, peta lahan, legalitas HGU, serta perjanjian kerja sama.

Katamso juga meminta KMS Nurmansyah dan Fikri Juniwarman menunjukkan bukti alas hak yang mereka miliki.

“Kalau lahan itu memang sudah dimitrakan secara sah dengan perusahaan melalui koperasi, maka harus dihormati. Tapi kalau ada tumpang tindih kepemilikan, ini yang harus kita luruskan. Kita libatkan BPN untuk cek status dan batas lahan secara teknis,” kata Katamso.

Pemkab Tanjab Barat terus mendorong penyelesaian konflik lahan melalui dialog, pemeriksaan dokumen, verifikasi lapangan, dan koordinasi antarinstansi. Katamso berharap proses tersebut dapat menghasilkan solusi damai yang memberikan kepastian bagi masyarakat dan pihak perusahaan. (***)

Share :

Baca Juga

SPBU Tanah Kampung

Batang Hari

Kabar Baik! Harga BBM Pertamina Kompak Turun Mulai Hari Ini
Wako Alfin Cek Pasar Tanjung Bajure Usai Penataan

Daerah

Wako Alfin Cek Pasar Tanjung Bajure Usai Penataan

Daerah

HUT IBI ke-74 di Sungai Penuh, Jalan Santai Bersama Wawako Azhar Disambut Meriah

Daerah

Cegah Banjir, Pemkot Sungai Penuh Gencarkan Normalisasi Sungai
Anwar Sadat memimpin apel gabungan pasca Hari Raya Idulfitri 1447

Daerah

Bupati Anwar Sadat Tegas! Apel Pasca Lebaran Jadi Momentum Disiplin ASN
LKPD 2025 Disetujui DPRD, Wali Kota Alfin Apresiasi Sinergi Seluruh Fraksi

Daerah

LKPD 2025 Disetujui DPRD, Wali Kota Alfin Apresiasi Sinergi Seluruh Fraksi

Daerah

Kabar Gembira! Balik Nama Motor Tanpa Biaya, Tak Perlu KTP Pemilik Lama

Daerah

Bupati Monadi Hadiri Penanaman Jagung Serentak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional