Home / Hukum & Kriminal / Viral & Artis

Rabu, 2 Juli 2025 - 15:53 WIB

Guru Agama Cabuli Siswi Difabel, Terancam 20 Tahun Penjara

AKBP Victor D.H. Inkiriwang mengungkapkan, kejadian pencabulan

AKBP Victor D.H. Inkiriwang mengungkapkan, kejadian pencabulan

Aksarabrita.com// Tanggerang Selatan– Seorang guru agama berinisial FR (51) di salah satu sekolah swasta di kawasan Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap siswi berkebutuhan khusus.

Kapolres Tangsel, AKBP Victor D.H. Inkiriwang mengungkapkan, kejadian pencabulan tersebut terjadi dari bulan Oktober 2024 hingga Februari 2025, di sekolah swasta berkebutuhan khusus, di Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Kapolres Tangsel juga mengatakan bahwa perbuatan pelaku dilakukan saat jam pelajaran agama Kristen. Korban, yang merupakan siswa difabel, kerap dipanggil secara khusus ke ruang kelas oleh FR.

“Korban diberikan makanan berupa kue stroberi, kemudian dilakukan perbuatan cabul oleh tersangka. Saat korban mencoba melawan, pelaku justru mengancam agar korban tidak memberi tahu ibunya,” ujar Kapolres.

Baca Juga :  Fitnah Anak, Ruben Onsu Laporkan Akun Vina.run ke Polisi

Kasus ini mencuat setelah ibu kandung korban melaporkan tindakan FR ke pihak berwajib. Berdasarkan laporan, polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan dan menetapkan FR sebagai tersangka.

Atas perbuatannya, FR dijerat dengan Pasal 82 UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 6 UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Ancaman hukuman maksimal yang menanti tersangka adalah 20 tahun penjara.

“Proses hukum masih berjalan. Kami berkomitmen menindak tegas setiap bentuk kekerasan seksual, apalagi terhadap anak dan penyandang disabilitas,” tegas AKBP Victor.

Kasus ini menyita perhatian publik, mengingat korban adalah anak berkebutuhan khusus yang secara psikologis sangat rentan terhadap intimidasi dan kekerasan. Pemerhati anak dan perempuan pun mendorong agar korban mendapat pendampingan intensif, baik secara hukum maupun psikologis.

Baca Juga :  Dari BIN ke Bea Cukai: Letjen Purn Djaka Budhi Resmi Jabat Dirjen Baru

Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan, serta memberikan ruang aman bagi anak-anak untuk melapor jika mengalami kekerasan di lingkungan pendidikan.

Share :

Baca Juga

Kisah Haru Vidi Aldiano

Viral & Artis

Kisah Haru Vidi Aldiano, Pejuang Kanker Hingga Tutup Usia di 35 Tahun

Daerah

Polres Sarolangun Mediasi Perkelahian Supir Batu Bara dan Warga Tangkiling

Hukum & Kriminal

Aksi Nekat ASN Lampung Mengaku Jaksa Kejagung 
Rekam Teman Saat Mandi, Pria di Merangin Ditangkap Polisi

Daerah

Rekam Teman Lagi Mandi, Pria di Merangin Ditangkap Polisi

Batang Hari

Fadli Zon Bantah Pemerkosaan Massal 1998, Dikecam Aktivis dan Korban
Revaldo Kembali Ditangkap, Polisi Sita 3 Klip Bekas Sabu

Hukum & Kriminal

Revaldo Kembali Ditangkap, Polisi Sita 3 Klip Bekas Sabu

Batang Hari

Polda Jambi Ungkap 116 Kasus Narkoba, 247 Tersangka Diamankan dalam Operasi Antik Siginjai 2025
Gilang Hadiri Pemakaman Istri dengan Oksigen

Daerah

Bulan Madu Duka, Gilang Hadiri Pemakaman Istri dengan Oksigen