BERITA SUNGAI PENUH // Di tengah tantangan kebijakan efisiensi anggaran tahun 2025, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H, menunjukkan kepemimpinan luar biasa. Ia memastikan bahwa seluruh program prioritas tetap berjalan optimal, tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.
“Efisiensi bukan alasan untuk melemahkan pelayanan, justru menjadi dorongan agar kita bekerja lebih fokus, cepat, dan terukur,” tegas Wako Alfin saat melakukan kunjungan lapangan, Selasa (10/7/2025).
Sejak awal tahun, Wako Alfin aktif turun langsung ke lapangan. Ia meninjau titik rawan banjir di Hamparan Rawang, memimpin normalisasi Sungai Batang Bungkal, dan mengawal perbaikan jalan rusak serta jembatan kritis di sejumlah desa. Selain itu, pembangunan tembok penahan sungai di wilayah rawan longsor juga menjadi perhatian.
Di sektor tata kota, Wako Alfin menandatangani komitmen revitalisasi kawasan perkotaan. Ia juga berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk percepatan pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD).
Bahkan, Alfin meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Ruang Terbuka Hijau (RTH), hingga TPS-3R sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Di sektor sosial, Alfin menyerahkan bantuan langsung ke warga Sungai Ning, memastikan distribusi pangan berjalan lancar, dan mempercepat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk masyarakat.
Sementara di bidang kesehatan, Wako Alfin memastikan penambahan alat hemodialisa di RSUD Mayjen H.A. Thalib. Kini, layanan cuci darah dapat menjangkau hingga 40 pasien per hari, peningkatan signifikan demi layanan yang lebih baik.
Kepemimpinan Alfin juga tercermin dalam pengawasan disiplin ASN dan penggunaan kendaraan dinas. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik tak boleh kendor, meski dalam situasi efisiensi anggaran.
Alfin juga telah menandatangani kesepakatan RPJMD 2025–2029 bersama DPRD dan menyerahkan 139 sertifikat tanah hasil kerja sama dengan BPN.
Dalam upaya memperkuat sektor ekonomi, Wako Alfin meluncurkan Gerakan Pangan Murah, menyalurkan bantuan ke petani, serta memanfaatkan lahan pertanian bersama Kodim di KM 7.
Tak hanya itu, menjelang tahun ajaran baru, Pemkot Sungai Penuh juga menyalurkan ribuan seragam sekolah gratis kepada pelajar sebagai wujud kepedulian kepada dunia pendidikan dan keringanan bagi para orang tua.
“Pemkot tidak pernah berhenti bekerja untuk rakyat. Efisiensi bukan hambatan, tapi motivasi untuk memberikan yang terbaik,” tutup Wako Alfin.
Dengan gaya turun langsung, responsif, dan konsisten, Wako Alfin sukses membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang. Sebaliknya, menjadi momentum membangun kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas layanan untuk masyarakat Kota Sungai Penuh.






