Home / Daerah / Nasioanal / Religi

Selasa, 16 September 2025 - 13:50 WIB

Pemerintah Pastikan Tunjangan Guru ASN dan Non-ASN Tersalurkan

 Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed,

Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed,

Aksarabrita.com // Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp400 miliar dalam RAPBN 2026. Tambahan ini menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan, terutama bagi guru yang selama ini menunggu kepastian mengenai tunjangan dan insentif.

Dengan total anggaran Rp55,4 triliun, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik, termasuk guru non-ASN.

Meskipun kebutuhan tunjangan profesi dan insentif guru non-ASN masih besar, pemerintah menyatakan akan menyiapkan skema bertahap. Tujuannya agar hak-hak guru non-ASN bisa dipenuhi secara lebih merata ke depan.

Kebutuhan tunjangan profesi guru non-ASN mencapai sekitar Rp15,1 triliun, sedangkan insentif sekitar Rp937 miliar. Pemerintah menegaskan, tambahan Rp400 miliar adalah langkah awal untuk memperkuat program-program pendidikan, termasuk kesejahteraan guru.

Baca Juga :  Bupati Monadi Pimpin Rakor dan Komitmen Digitalisasi Desa

Dalam rapat dengan Komisi X DPR, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, menyampaikan bahwa meskipun tambahan anggaran belum sebesar yang diusulkan, pemerintah tetap berkomitmen mencari solusi bagi kesejahteraan guru non-ASN,  Senin (15/9/2025).

“Tambahan Rp400 miliar ini memang belum cukup untuk menutupi semua kebutuhan, tetapi menjadi awal yang baik. Pemerintah akan terus memperjuangkan tunjangan profesi dan insentif bagi guru non-ASN secara bertahap,” ujar Abdul Mu’ti.

Tambahan anggaran ini memberi sinyal positif bahwa perhatian pemerintah terhadap guru semakin besar. Guru non-ASN yang selama ini berharap pada insentif dan tunjangan, kini memiliki harapan baru bahwa hak mereka akan lebih diperhatikan dalam kebijakan anggaran berikutnya.

Baca Juga :  Seskab Teddy Cek Arus Balik di Pulo Gebang, Pemudik Ungkap Kondisi Sebenarnya

Kabar baik ini menjadi momentum untuk terus memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik, demi peningkatan mutu pendidikan nasional.

Share :

Baca Juga

Bupati Kerinci meninjau langsung lokasi kebakaran di Desa Koto Datuk

Daerah

Pasca Kebakaran di Koto Datuk, Bupati Kerinci Pastikan Pemulihan Warga Dipercepat

Nasioanal

Awal Musim Hujan 2025/2026 Lebih Cepat, Begini Peta Risiko Menurut BMKG
Simulasi TKA 2026 jenjang SMP

Nasioanal

Simulasi TKA 2026 SMP Digelar 23 Februari–1 Maret

Batang Hari

Modus Rayuan dan Janji, Pemuda Diamankan atas Dugaan Asusila pada Anak 16 Tahun
Pria Ditemukan Meninggal di Warung Bakso

Daerah

Pria Ditemukan Meninggal di Warung Bakso Dikerinci
Presiden Bela Guru Orang Tua Jangan Terlalu Membela Anak

Nasioanal

Presiden Bela Guru, Orang Tua Jangan Terlalu Membela Anak

Daerah

Perdana, Devisi Compound Panahan Sungai Penuh Sumbang Medali
Kemenkes Kirim 31 Ambulans ke Daerah Bencana Sumatra

Nasioanal

Kemenkes Kirim 31 Ambulans ke Daerah Bencana Sumatra, RS dan Puskesmas Kembali Bangkit