Home / Daerah / Game / Kerinci / Sungai Penuh

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 19:19 WIB

PLTA KMH Bantah Isu Kompensasi Rp. 300 Juta Per KK

Aksi Unjuk Rasa Warga Kerinci Mereda, Pembangunan PLTA Kembali Normal

Aksi Unjuk Rasa Warga Kerinci Mereda, Pembangunan PLTA Kembali Normal

BERITA KERINCI // Aksi unjuk rasa ratusan warga Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan, Kabupaten Kerinci, terkait tuntutan kompensasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci akhirnya mereda.

Sejak Kamis (21/8/2025), warga menuntut kompensasi sebesar Rp300 juta per Kepala Keluarga (KK). Namun, pada Jumat (22/8) sore, massa memilih membubarkan diri. Hingga Sabtu (23/8), situasi di sekitar lokasi proyek terpantau kondusif tanpa adanya gelombang unjuk rasa. Aktivitas pembangunan pun kembali berjalan normal dengan sejumlah alat berat yang masih beroperasi. Progres pekerjaan disebut hampir rampung.

Kepala Divisi Humas PT Kerinci Merangin Hidro (KMH), Aslori, memastikan persoalan dengan masyarakat telah diselesaikan melalui mediasi yang difasilitasi Timdu Polda Jambi bersama Forkopimda dan Bupati Kerinci.
“Semua sudah selesai difasilitasi. Jadi tidak ada lagi yang perlu dipersoalkan,” ujarnya, Jumat (22/8/25).

Baca Juga :  Job Fit Dimulai, Wali Kota Alfin Bidik Pejabat yang Siap Berlari

Aslori menjelaskan, perusahaan hanya mampu memberikan kompensasi sebesar Rp5 juta per KK sesuai data resmi Dukcapil. Dari total 907 KK terdampak, sebanyak 643 KK telah menerima bantuan tersebut.
“Batas pengambilan memang sampai 19 Agustus lalu, tapi Timdu masih memberi kesempatan bagi yang belum mengambil,” jelasnya.

Ia menegaskan isu janji kompensasi Rp300 juta per KK tidak benar.
“Itu hanya permintaan warga, bukan janji perusahaan. Kalau memang ada Rp300 juta per KK, saya pun mau pindah KK,” katanya sambil berseloroh.

Terkait kekhawatiran warga soal dampak lingkungan, KMH memastikan proyek PLTA Kerinci tidak akan merusak ekosistem sungai.
“Debit air tetap normal, ekosistem terjaga. Kalau mau diuji, silakan,” tegas Aslori.

Baca Juga :  Anwar Sadat Serahkan Sapi Kurban ke Ponpes Al Baqiyatush Shalihat

Ia menambahkan, pekerjaan di area Sungai Tanjung Merindu hanya mencakup 5 persen dari keseluruhan proyek. “Sisanya 95 persen sudah selesai, jadi lokasi ini hanya bagian kecil saja,” pungkasnya.

Dengan meredanya aksi warga, pembangunan PLTA Kerinci diproyeksikan kembali berjalan lancar dan segera rampung sesuai target.

Share :

Baca Juga

Bupati Kerinci Monadi memimpin langsung kegiatan tanam padi bersama masyarakat dan pemerintah desa

Daerah

Terbengkalai 3 Tahun, Pertanian Pendung Talang Genting Produktif
Rekam Teman Saat Mandi, Pria di Merangin Ditangkap Polisi

Daerah

Rekam Teman Lagi Mandi, Pria di Merangin Ditangkap Polisi
buatkan gambar latar belakang foto pppk

Daerah

Ini Syarat PPPK Bisa Ajukan Kenaikan Gaji Berkala 2026

Game

Wawako Azhar Ajak Pramuka Amalkan Tri Satya dan Dasa Dharma Saat Pimpin Ulang Janji Pramuka
Al Haris dan pimpinan daerah mengikuti peresmian Program IJD 2025 yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto secara daring dari Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (23/6/2026)

Daerah

Jambi Dapat 38 Km Jalan dari IJD 2025, Program Presiden Prabowo
Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH membuka Festival Literasi Kota Sungai Penuh dan mengukuhkan Bunda Literasi

Daerah

Festival Literasi Sungai Penuh Hidupkan Semangat Membaca

Batang Hari

Prabowo Resmikan 80 Ribu Kopdes Merah Putih Besok
Sekda Muaro Jambi Dorong Pramuka Tampil Berprestasi

Daerah

Sekda Muaro Jambi Dorong Pramuka Tampil Berprestasi