Berita Kerinci – Menjelang hari raya Idul Adha permintaan daging sapi di pasaran justru masih lemah, padahal menjelang hari raya kurban ini, permintaan daging biasanya akan meningkat hingga tiga kali lipat.
Kendati diakui pedagang jika harga daging sapi masih tetap stabil ditengah gempuran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Lasman, Pedagang daging sapi di pasar Tradisonal Siulak Gedang Kecamatan Siulak mengakui, omzet penjualan daging sapi untuk saat ini turun hingga 50 persen dari biasanya.
Alasannya, masyarakat masih khawatir dengan wabah, “Biasanya berjualan daging sapi, jam 10 sudah habis terjual namun untuk saat ini masih banyak tersisa,”Katanya, Sabtu (09/07).
Harga daging sapi yang di jualnya, masih dikisaran Rp 150 per kilo gram hingga Rp,160 perkilogram.
Harga tersebut memang cenderung stabil kendati Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih melanda, hanya saja permintaan pasar memang sedang tidak bersahabat.
“Pada tahun lalu kami jual daging sapi bisa mencapai Rp.170 hingga Rp.180 perkilogram semuanya habis namun saat ini susah Jualnya,”Pungkasnya.





