Home / Nasioanal / Viral & Artis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 08:36 WIB

Arya Saloka Belajar Iqro dan Biarkan Jenggot Tumbuh

Arya Saloka

Arya Saloka

Jakarta, Aksarabrita.com // Aktor Arya Saloka bersiap kembali menghiasi layar lebar melalui film horor terbaru berjudul Munafik, adaptasi dari film Malaysia yang sukses besar pada tahun 2016. Dalam versi Indonesia ini, Arya beradu peran dengan aktris Acha Septriasa sebagai pemeran utama.

Arya memerankan Ustaz Adam, tokoh sentral dengan kemampuan menghadapi gangguan makhluk gaib. Untuk mendalami karakter ini, Arya kembali belajar membaca Iqro agar pelafalan ayat Al-Qur’an terdengar lebih fasih.

“Saya belajar Iqro lagi dari awal. Karakter ini punya beban besar karena Ustaz Adam dari versi Malaysia sudah melekat dan luar biasa,” ujar Arya saat menghadiri perkenalan pemain di XXI Metropole, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2025).

“Guru kami bahkan sempat bilang, ‘Bacaannya sudah bagus,’ tapi saya merasa harus terus belajar.”

Baca Juga :  Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Online 2025

Selain memperdalam bacaan ayat suci, Arya juga melakukan transformasi fisik. Ia membiarkan jenggotnya tumbuh, bukan hanya demi keperluan peran, tetapi juga sebagai praktik menjalankan sunnah.

“Ini bagian dari persiapan untuk peran, dan sekaligus mengikuti sunnah Rasul. Kalau menjalankan sunnah kan setiap hari jadi pahala,” kata Arya.

Sementara itu, Acha Septriasa mengambil peran Fitri — karakter yang menjadi pusat adegan kerasukan yang ikonik dalam versi original Munafik. Ia menyebut tawaran ini sebagai hadiah ulang tahunnya.

“Saya dihubungi langsung ke Sydney. Saya merasa sangat terhormat bisa menjadi bagian dari Munafik versi Indonesia,” tuturnya.

Acha menjelaskan bahwa karakter Fitri kali ini tampil dengan nuansa lokal yang lebih kuat. Tim produksi mengubah banyak detail cerita agar sesuai dengan budaya Indonesia.

Baca Juga :  Dandim Kerinci Dampingi Gubernur Tinjau Kesiapan Dapur Bergizi

“Latar cerita dan detailnya dibuat sangat Indonesia. Saya berharap bisa meneruskan legacy film ini,” ujarnya.

Film ini juga menyajikan intensitas aksi yang lebih tinggi dibanding versi sebelumnya. Adegan ikoni

“merayap di dinding” tetap muncul, tetapi kini ditambah unsur pertarungan fisik.

“Action-nya luar biasa. Masih ada adegan merayap, tetapi sekarang lebih banyak pergerakan dan pertarungan dengan para ustaz,” jelas Acha.

Unlimited Production bersama Skop Production dari Malaysia memproduksi Munafik versi Indonesia. Sutradara Guntur Suharyanto segera memulai proses syuting dengan menonjolkan perpaduan unsur horor, spiritualitas, dan nilai keagamaan yang bercita rasa Indonesia. (**)

Share :

Baca Juga

Kesehatan & Olahraga

Jadwal Piala Presiden 2025 Mulai Hari Ini

Daerah

Akses Pendidikan untuk Semua, Kerinci Buka Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 

Daerah

Peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Wako Alfin Apresiasi Kinerja Polres Kerinci
(Foto: BPMI Setpres)

Nasioanal

Prabowo, Dana Korupsi CPO Rp13 Triliun Dukung Beasiswa LPDP

Hukum & Kriminal

Pura-pura Menangis, Briptu Rizka Sintiyani Menjadi Tersangka Pembunuhan Suaminya, Brigadir Esco

Batang Hari

Atlet Taekwondo Asal Bungo Berjuang Melawan Kanker Tulang

Daerah

Bupati Monadi Apresiasi Dukungan Gubernur Jambi dalam Panen Raya Padi dan Perikanan di Kerinci
(Foto: Dok. Instagram @pararaider328)

Hukum & Kriminal

Tiga Prajurit Yonif 328 Diganjar Kenaikan Pangkat Luar Biasa