Home / Nasioanal / Religi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:28 WIB

Prabowo, Dana Korupsi CPO Rp13 Triliun Dukung Beasiswa LPDP

 (Foto: BPMI Setpres)

(Foto: BPMI Setpres)

Berita, Aksarabrita.com // Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan hasil sitaan kasus korupsi bagi kepentingan rakyat, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional. Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Senin (20/10/2025), Prabowo meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengalokasikan sebagian dari dana sitaan korupsi ekspor crude palm oil (CPO) senilai Rp13 triliun ke dalam program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Mungkin dana Rp13 triliun yang hari ini diserahkan Jaksa Agung ke Menteri Keuangan bisa sebagian kita taruh di LPDP, demi masa depan anak bangsa,” kata Prabowo.

Presiden menyebutkan, tambahan dana bagi LPDP juga akan bersumber dari hasil efisiensi anggaran serta rampasan negara dari berbagai kasus korupsi. Menurutnya, hasil pemberantasan korupsi sebaiknya diubah menjadi investasi jangka panjang yang memberi manfaat bagi generasi mendatang.

“Uang-uang yang kita dapat dari koruptor itu sebagian besar akan kita investasikan di LPDP,” ujar Prabowo menegaskan.

Prabowo menilai, penguatan LPDP merupakan langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam bidang pendidikan dibanding negara lain. Ia menekankan pentingnya memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi pelajar berprestasi agar bisa melanjutkan pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

Baca Juga :  Cara Atasi Data Tidak Ditemukan di MOLA BKN Saat Cek NIP PPPK

Selain itu, Kepala Negara juga menggagas pendirian SMA Garuda, sekolah unggulan yang diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter dan penyiapan generasi penerus bangsa yang berdisiplin dan berdaya saing.

“Segala upaya akan kita lakukan untuk mempersiapkan masa depan anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menyerahkan uang sitaan hasil korupsi ekspor CPO kepada Kementerian Keuangan. Proses serah terima itu turut disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo di Istana Negara.

Total dana sitaan mencapai Rp13 triliun, yang berasal dari tiga korporasi besar yakni PT Wilmar Group, PT Musim Mas, dan anak perusahaan PT Permata Hijau Group, yaitu PT Nagamas Palmoil Lestari. (Tim)

Share :

Baca Juga

Guru Full Senyum Maret Ini

Nasioanal

Guru Full Senyum Maret Ini, Gaji, THR dan TPG Berpotensi Cair Berdekatan
38 Siswa Sekbang A-106 Tuntaskan Tahap Awal Terbang Solo

Nasioanal

38 Siswa Sekbang A-106 Tuntaskan Tahap Awal Terbang Solo

Batang Hari

Honorer R4 Kini Punya Peluang Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Mekanismenya

Batang Hari

Usia 40 Tahun Bisa Daftar CPNS, Ini Daftar Formasi

Batang Hari

Kampung Tengah Resmi Bentuk Koperasi Merah Putih: Awal Baru Ekonomi Desa

Nasioanal

Korban Ambruknya Mushala Ponpes Al Khoziny Bertambah
Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Penyebab Masih Diselidiki

Religi

Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Penyebab Masih Diselidiki
Hj. Hesti Haris Kolaborasi dengan TVRI

Batang Hari

Kriya Jambi Siap Go Internasional, Hj. Hesti Haris Gandeng TVRI