Home / Daerah / Tanjung Jabung Barat

Senin, 12 Januari 2026 - 20:16 WIB

Banjir Rob Betara, Pemkab Tanjab Barat Beri Bantuan

Anwar Sadat tinjau desa-desa terdampak banjir rob di Kecamatan Betara, Senin (12/1/2026).

Anwar Sadat tinjau desa-desa terdampak banjir rob di Kecamatan Betara, Senin (12/1/2026).

Tanjab Barat, Aksarabrita.com // Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung ke desa-desa terdampak banjir rob di Kecamatan Betara, Senin (12/1/2026). Dalam kunjungan lapangan itu, Anwar Sadat membagikan bantuan sembako kepada puluhan warga yang terdampak banjir tahunan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengerahkan sejumlah perangkat daerah untuk mempercepat penanganan banjir dan membantu warga. Dinas Kesehatan memeriksa kondisi kesehatan masyarakat, BPBD menangani aspek kebencanaan, sementara Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Damkar, Satpol PP, Camat Betara, serta Forkopimcam ikut mendukung proses penyaluran bantuan dan pengamanan wilayah.

Pemkab Tanjab Barat menyalurkan bantuan ke beberapa desa terdampak di Kecamatan Betara, antara lain Desa Muntialo, Desa Lubuk Terentang, Desa Mandala, dan Desa Pematang Lumut. Pemerintah daerah menegaskan kehadiran negara di tengah warga yang menghadapi dampak bencana alam.

Baca Juga :  Bupati Monadi Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung di Siulak

“Kami merasakan langsung kondisi warga di lapangan. Pemerintah hadir untuk membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” kata Anwar Sadat.

Ia menjelaskan, banjir yang melanda wilayah Betara, Muara Papalik, Merlung, dan Batang Asam terjadi akibat banjir rob tahunan. Curah hujan tinggi dan kondisi anak-anak sungai yang dangkal memperparah genangan air di permukiman warga.

Anwar Sadat juga mengaitkan banjir rob tahun ini dengan dampak perubahan iklim yang memengaruhi pola cuaca di wilayah pesisir.

“Perubahan iklim memperbesar risiko banjir. Saya meminta seluruh camat rutin memantau ketinggian air dan meningkatkan kewaspadaan di wilayah masing-masing,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyiapkan rencana pengadaan alat ekskavator amfibi. Pemerintah akan memanfaatkan alat tersebut untuk menormalisasi anak-anak sungai di 13 kecamatan agar risiko banjir tidak terus berulang.

Baca Juga :  Cek Perbedaan PPPK Dan PPPK Paruh Waktu

Sementara itu, Camat Betara, Nasrun, S.E., melaporkan bahwa tim menyalurkan bantuan tahap awal di Desa Sri Menanti kepada 38 kepala keluarga (KK), terdiri atas 31 KK Desa Sri Menanti dan 7 KK Desa Pematang Buluh. Tim kemudian melanjutkan penyaluran bantuan di Kantor Camat Betara untuk desa lain yang terdampak.

Rincian penerima bantuan meliputi 12 KK Desa Pematang Lumut, 1 KK Desa Lubuk Terentang, 2 KK Desa Muntialo, dan 29 KK Desa Mandala. Secara keseluruhan, pemerintah menyalurkan bantuan kepada 82 kepala keluarga di Kecamatan Betara. (Fai)

Share :

Baca Juga

Kepala Desa se-Jambi Kolaborasi di Rakerda APDESI Merah Putih

Daerah

Kepala Desa se-Jambi Kolaborasi di Rakerda APDESI Merah Putih
Kader Posyandu Unjuk Keterampilan di Jambore PKK Kota Sungai Penuh 2025

Daerah

Kader Posyandu Unjuk Keterampilan di Jambore PKK 2025

Daerah

Breaking News: Alhamdulillah Warga Pesisir Bukit yang Hanyut Ditemukan
Jadwal Pelantikan PPPK Sungai Penuh

Daerah

Apakah PPPK Paruh Waktu  Dapat SK? Ini Penjelasannya 
Paripurna DPRD, Katamso Tegaskan Dukungan Dua Ranperda

Daerah

Paripurna DPRD, Katamso Tegaskan Dukungan Dua Ranperda
Jambi Nan Elok di Buka di Merangin

Daerah

Jambi Elok Nian Resmi Dibuka, Festival Budaya Megah di Merangin

Daerah

Dukung Pelestarian Budaya Melayu, Wabup Murison Hadiri Pengukuhan Ketua DMDI Jambi
Al Haris Ingatkan Pelajar Jauhi Judi Online dan Geng Motor

Daerah

Al Haris Ingatkan Pelajar Jauhi Judi Online dan Geng Motor