Home / Daerah / Tanjung Jabung Barat

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:38 WIB

Kementan RI Dorong Kemajuan Kopi, Kelapa, dan Padi di Tanjab Barat

Kementan RI Dorong Kemajuan Kopi, Kelapa, dan Padi di Tanjab Barat

Kementan RI Dorong Kemajuan Kopi, Kelapa, dan Padi di Tanjab Barat

TANJAB BARAT, Aksarabrita.com – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menerima kunjungan kerja Tenaga Ahli Menteri Bidang Food Estate Kementerian Pertanian RI, Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, di ruang kerja Wakil Bupati Tanjab Barat, Jumat (22/05).

Kunjungan tersebut memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan sektor pertanian di Tanjab Barat. Kementerian Pertanian RI fokus mendorong kemajuan tiga komoditas unggulan daerah, yakni kopi, kelapa, dan padi.

Dalam pemaparannya, pihak Kementan RI menjelaskan tiga fokus utama program pertanian di Tanjab Barat. Program pertama menitikberatkan pada peningkatan kualitas dan kuantitas bibit kopi unggul guna meningkatkan hasil produksi dan pendapatan petani.

Program kedua menyasar optimalisasi lahan padi tahun 2024. Kementan RI menargetkan peningkatan indeks pertanaman dari satu kali tanam menjadi tiga kali tanam dalam setahun atau IP 300 demi memperkuat swasembada pangan daerah.

Baca Juga :  Viral! Warga Kerinci Tandu Jenazah 10 Km Lewati Jalan Lumpur

Sementara program ketiga menekankan penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah agar seluruh program pertanian berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan bebas hambatan birokrasi.

Wakil Bupati Katamso menyambut hangat kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi perhatian besar pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di Tanjab Barat, terutama pada komoditas kopi, kelapa, dan padi yang menjadi penopang ekonomi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pelatihan dan bantuan dari Kementerian Pertanian. Tanjab Barat siap bersinergi, termasuk dalam pembentukan Brigade Pangan untuk meningkatkan produktivitas padi serta memperluas areal tanam,” ujar Katamso.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Tanjab Barat juga menyampaikan dua usulan strategis kepada Kementan RI. Usulan pertama berkaitan dengan revitalisasi sistem pengairan di sejumlah wilayah rawan banjir seperti Kecamatan Pengabuan, Bram Itam, dan Batang Asam. Pemkab menilai perbaikan infrastruktur sungai sangat penting agar bibit pertanian tidak rusak akibat genangan air.

Baca Juga :  NIP PPPK Paruh Waktu 2025 Hampir Tuntas, Kanreg VII BKN Palembang Tembus 99,74%

Selain itu, Pemkab Tanjab Barat meminta pemerintah pusat menetapkan harga eceran bawah atau floor price kelapa minimal Rp5.000 per butir guna menjaga stabilitas harga dan melindungi kesejahteraan petani kelapa dari fluktuasi pasar.

Pertemuan berlangsung hangat dan produktif. Pemkab Tanjab Barat bersama Kementan RI sepakat mempercepat koordinasi teknis demi mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat sektor pertanian daerah. (Run)

Share :

Baca Juga

Daerah

Empat Kapolres Jajaran Polda Jambi Dimutasi, Termasuk Kapolres Kerinci

Daerah

Walikota Sungai Penuh Terima Penghargaan Kab/Kota Peduli HAM

Daerah

Pj. Bupati Asraf Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan KUA PPAS dan Hasil Pembahasan 5 Ranperda Kabupaten Kerinci

Daerah

Wako Alfin Dampingi Mentan Andi Amran Gerakan Tanam Padi di Kerinci

Daerah

Bupati Merangin dampingi Tim BPK lakukan pengumpulan data

Daerah

Ketua DPRD H. Fajran Pantau Proses Evakuasi Kapolda Irjen Pol Rusdi Hartono

Batang Hari

Habib Rizieq Dikaruniai Bayi Laki-Laki di Usia 59 Tahun

Daerah

Bupati Kerinci Audiensi dengan Kepala Bappenas Bahas Pembangunan Daerah