SUNGAI PENUH – Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turun langsung memantau sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya pelajar saat jam belajar, Kamis (22/10/2026).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., memimpin pemantauan bersama jajarannya. Kegiatan ini menindaklanjuti aduan masyarakat tentang pelajar yang berkeliaran di luar sekolah saat jam pelajaran berlangsung.
Dalam pemantauan tersebut, petugas menemukan sejumlah pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat berada di warung serta tempat penyewaan PlayStation (PS). Sebagian pelajar mengenakan seragam sekolah, sedangkan lainnya memakai pakaian biasa.
Bovi mengajak para pelajar berdialog untuk mengetahui alasan mereka meninggalkan kegiatan belajar di sekolah. Ia juga memberikan pembinaan secara humanis agar mereka memahami pentingnya pendidikan dan kedisiplinan.
Perkuat Pengawasan Pelajar
Dinas Pendidikan memperkuat koordinasi dengan Satpol PP dan pihak sekolah untuk mencegah pelajar bolos saat jam belajar. Dinas Pendidikan juga mendorong guru bimbingan konseling (BK) dan orang tua agar lebih aktif mengawasi kehadiran serta aktivitas siswa.
Selain itu, Dinas Pendidikan merencanakan patroli pelajar secara rutin. Langkah ini bertujuan mencegah kebiasaan bolos dan mendorong siswa mengikuti kegiatan belajar sesuai jadwal.
Melalui upaya tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap para pelajar semakin disiplin, bertanggung jawab, dan mampu membangun karakter positif.
Upaya ini sekaligus mendukung visi Kota Sungai Penuh JUARA, yaitu Maju, Adil, dan Sejahtera. (Tim)



















