Home / Game

Senin, 27 April 2026 - 13:50 WIB

Dua Kali Kirim Surat, PPPK Paruh Waktu Masih Diabaikan?

Dua Kali Kirim Surat, PPPK Paruh Waktu Masih Diabaikan?

Dua Kali Kirim Surat, PPPK Paruh Waktu Masih Diabaikan?

Nasional – Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia kembali menyampaikan aspirasi kepada Presiden Prabowo Subianto. Sepanjang April 2026, mereka telah dua kali melayangkan surat permohonan audiensi, namun hingga kini belum memperoleh tanggapan dari pemerintah pusat.

Sekretaris Jenderal DPP Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia, Rini Antika, mengungkapkan bahwa surat pertama dikirim pada 8 April, disusul surat kedua pada 20 April 2026. Meski kedua surat tersebut telah diterima—dibuktikan dengan tanda terima resmi—pihaknya masih menunggu kepastian respons.

Menurut Rini, pertemuan dengan Presiden sangat dibutuhkan mengingat kondisi PPPK paruh waktu saat ini dinilai cukup mendesak. Ia menjelaskan adanya dilema antara kebijakan disiplin fiskal pemerintah yang merujuk pada UU HKPD Nomor 1 Tahun 2022 dengan kewajiban negara dalam memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi tenaga ASN yang telah lama mengabdi.

Baca Juga :  Skin Gojo Gratis! Kode Redeem FF Hari Ini 27 Januari 2026 Bikin Gamer Heboh

Di sisi lain, penerapan UU ASN Nomor 20 Tahun 2023 dinilai belum sepenuhnya memberikan kejelasan dan keberpihakan bagi PPPK paruh waktu. Meski mendukung kebijakan pemerintah, skema yang ada saat ini justru memunculkan kekhawatiran baru di kalangan tenaga kerja tersebut.

Aliansi mencatat ada tiga persoalan utama yang dihadapi PPPK paruh waktu. Pertama, masih banyak daerah yang memberikan gaji di bawah standar minimum sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan hidup layak. Kedua, adanya perbedaan status dengan ASN lain memicu kesenjangan, baik secara sosial maupun psikologis, meskipun beban kerja relatif setara. Ketiga, keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala utama dalam pengangkatan PPPK paruh waktu menjadi pegawai penuh waktu.

Baca Juga :  Hadiri Kenduri Sko Kedepatian Semerap, Pj. Bupati Asraf Ingatkan Masyarakat Jaga Situasi Kondusif Jelang Pilkada

Sebagai solusi, Aliansi mengajukan tiga tuntutan kepada pemerintah pusat. Mereka meminta adanya dukungan pembiayaan gaji melalui APBN agar tidak sepenuhnya bergantung pada kemampuan APBD. Selain itu, mereka juga mendesak percepatan regulasi terkait pengangkatan PPPK paruh waktu menjadi pegawai penuh waktu. Selama masa transisi, pemerintah juga diminta menjamin tidak ada PPPK yang menerima upah di bawah standar hidup layak.

Aliansi berharap Presiden segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi ini. Mereka menegaskan bahwa peran PPPK paruh waktu sangat vital dalam mendukung pelayanan publik di berbagai sektor.

“Kami berada di garis depan pelayanan masyarakat. Kami hanya ingin bekerja secara layak dengan penghasilan yang manusiawi,” tutup Rini. ***

Share :

Baca Juga

Khairunas memimpin Apel Pagi di lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Senin (28/9/2026)

Game

Irjen Kemenag Ingatkan ASN: Jangan Terjebak Judi Online
Call of Duty Mobile (CODM)

Game

CODM Bagi-Bagi Hadiah! Kode Redeem Call of Duty Mobile 4 Februari 2026

Daerah

Pemkab Kerinci Gelar Shalat Idul Fitri 1445 H di Masjid Raya Sebukar

Daerah

Turut Berduka, Pj. Bupati Asraf Berikan Santunan kepada Keluarga PMI yang Meninggal di Malaysia
Klaim Kode Redeem Stumble Guys 8 April 2026 Terbaru

Game

Klaim Kode Redeem Stumble Guys 8 April 2026 Terbaru
TMMD 2025, TNI dan Pemkot Bersinergi

Daerah

TNI Tinjau TMMD, Wako Alfin Beri Apresiasi

Game

Wali Kota Sungai Penuh Alfin Meresmikan TPST RKE

Daerah

Wali Kota Alfin Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sadar Sampah: Mulai dari Rumah Sendiri!