Sungaipenuh, Aksarabrita.com // Komitmen kuat Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh dalam memajukan sektor kesehatan di bawah kepemimpinan Wali Kota Alfin, S.H., mulai berbuah manis. Meski belum genap satu tahun memimpin, Wali Kota Alfin bersama Kepala Dinas Kesehatan, Damhar, SKM., M.Si., sukses mengantarkan Kota Sungai Penuh memborong sederet prestasi bergengsi di tingkat provinsi hingga nasional.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi antara kebijakan pimpinan daerah dan kinerja teknis dari jajaran Dinas Kesehatan, dengan fokus pada program promotif, preventif, serta peningkatan mutu layanan yang menyentuh langsung kebutuhan kesehatan masyarakat.
Dalam ajang Penilaian Kinerja (PK) Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi tahun 2025, Kota Sungai Penuh menjadi satu-satunya daerah yang meraih dua penghargaan sekaligus, yaitu:
- Kategori Dukungan Pimpinan Daerah pelaksanaan 8 aksi Konvergensi Stunting tahun 2024.
- Peringkat III Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Stunting tahun 2025.

Wali Kota Alfin mengungkapkan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi tersebut.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memperkuat langkah-langkah strategis dalam menanggulangi stunting di Kota Sungai Penuh,” ujarnya.
Soliditas kepemimpinan Damhar, SKM., M.Si., sebagai Kepala Dinas Kesehatan terbukti dengan diraihnya tiga penghargaan sekaligus dari Pjs. Gubernur Jambi, H. Sudirman, S.H., M.H., pada November 2024, yaitu:
- Deteksi Dini Program PTM Prioritas Terbaik Ketiga Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2024.
- Kinerja Terbaik Ketiga Pelaksanaan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR).
- Pencapaian Pin Polio dengan cakupan dosis 1 dan dosis 2 mencapai ≥95%.
Selain itu, Puskesmas Kumun Kota Sungai Penuh turut menyumbang prestasi sebagai Puskesmas Pelaksana Integrasi Layanan Primer (ILP).
Pengakuan Nasional dari Menteri Kesehatan
Capaian tertinggi diraih pada 24 Februari 2025 di Jakarta. Kota Sungai Penuh menerima dua sertifikat bergengsi dari Menteri Kesehatan, Budi G. Sadikin:
- Sertifikat Bebas Frambusia.
- Sertifikat Eliminasi Kusta.
Pengakuan ganda di tingkat nasional ini menegaskan bahwa Kota Sungai Penuh telah berhasil mengendalikan penyakit menular melalui sistem layanan yang responsif dan efektif.
Prestasi Kesehatan Kota Sungai Penuh
| Penerima Penghargaan | Kategori / Capaian | Pemberi Penghargaan | Tahun / Tanggal |
|---|---|---|---|
| Pemkot Kota Sungai Penuh | Dukungan Pimpinan 8 Aksi Konvergensi Stunting 2024 | Provinsi Jambi | 2025 |
| Pemkot Kota Sungai Penuh | Peringkat III Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Stunting 2025 | Provinsi Jambi | 2025 |
| Kota Sungai Penuh | Sertifikat Bebas Frambusia | Menteri Kesehatan | 24 Februari 2025 |
| Kota Sungai Penuh | Sertifikat Eliminasi Kusta | Menteri Kesehatan | 24 Februari 2025 |
| Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh | Deteksi Dini PTM Prioritas Terbaik Ketiga | Gubernur Jambi | November 2024 |
| Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh | Kinerja Terbaik Ketiga SKDR | Gubernur Jambi | November 2024 |
| Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh | Pin Polio (Dosis 1 & 2 ≥95%) | Gubernur Jambi | November 2024 |
| Puskesmas Kumun Kota Sungai Penuh | Pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) | Gubernur Jambi | November 2024 |
Serangkaian penghargaan tersebut membuktikan bahwa transformasi kesehatan di Kota Sungai Penuh berjalan dengan cepat dan terarah. Kolaborasi antara Wali Kota Alfin dan Kadinkes Damhar memberikan dampak signifikan bagi peningkatan layanan kesehatan dan percepatan penurunan stunting di daerah.
Dengan capaian ini, Kota Sungai Penuh semakin mengokohkan posisinya sebagai daerah dengan kinerja kesehatan terbaik di Provinsi Jambi dan menuju level nasional. (JV)







