Kesehatan, Aksarabrita.com // Banyak orang memilih membuang biji nangka saat menikmati daging buahnya. Padahal, biji nangka bisa dikonsumsi dan mengandung berbagai nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Bahkan, sejak lama biji nangka telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan sekaligus pengobatan tradisional.
Selain mudah diolah, biji nangka juga menyimpan potensi kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.
Dalam satu porsi biji nangka sekitar 28 gram, tubuh bisa memperoleh kurang lebih 53 kalori serta berbagai zat gizi penting, antara lain:
Karbohidrat, Protein, Serat, Vitamin B1 (tiamin), Vitamin B2 (riboflavin), Magnesium, Fosfor
Tak hanya itu, biji nangka juga mengandung pati resisten yang berperan sebagai prebiotik, serta senyawa bioaktif dengan sifat antibakteri dan antioksidan. Bahkan, kadar antioksidan pada biji nangka diketahui lebih tinggi dibandingkan daging buahnya.
1. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Kandungan serat larut, serat tidak larut, dan prebiotik pada biji nangka membantu melancarkan pencernaan. Nutrisi ini mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, merangsang pergerakan usus, serta membuat tinja lebih lunak.
Kondisi tersebut membantu mencegah sembelit dan meredakan keluhan pencernaan seperti wasir dan radang usus.
2. Membantu Mengontrol Gula Darah
Pati resisten dalam biji nangka tidak mudah dicerna tubuh sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Zat ini membuat perut terasa kenyang lebih lama tanpa meningkatkan kadar gula darah secara drastis.
Manfaat ini sangat baik bagi penderita diabetes maupun orang yang ingin menurunkan risiko diabetes tipe 2.
3. Berpotensi Melawan Sel Kanker
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji nangka memiliki aktivitas antioksidan yang mampu melawan radikal bebas. Senyawa ini juga berpotensi menghambat pembentukan pembuluh darah yang mendukung pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker paru-paru.
Meski demikian, manfaat ini masih memerlukan penelitian lanjutan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.
4. Menjaga Kesehatan Jantung
Serat, magnesium, dan antioksidan dalam biji nangka berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung. Kandungan tersebut membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL), meningkatkan kolesterol baik (HDL), serta membantu mengontrol tekanan darah.
Dengan konsumsi yang tepat, biji nangka dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk mencegah penyakit jantung, stroke, dan hipertensi.
Biji nangka sebaiknya tidak dikonsumsi mentah karena dapat mengganggu penyerapan nutrisi. Proses memasak membantu menghilangkan zat antinutrisi dan membuat biji nangka lebih mudah dicerna.
Beberapa cara mengolah biji nangka:
Merebus selama 20–30 menit hingga empuk
Memanggang dalam oven hingga berwarna kecokelatan
Mengolahnya menjadi tepung
Menjadikannya camilan sehat atau bahan campuran salad dan smoothie.
Meski memiliki banyak manfaat, biji nangka sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar. Orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah, aspirin, atau obat antiinflamasi nonsteroid perlu berhati-hati karena biji nangka dapat meningkatkan risiko perdarahan.
Jika ingin menjadikan biji nangka sebagai terapi pendamping, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. (Tim)









