Home / Daerah

Senin, 13 April 2026 - 18:28 WIB

Kabar Baik! Warga Terdampak Bencana di Padang Dapat Bantuan Rp15–30 Juta, Ini Syaratnya

Sosialisasi Penyaluran Bantuan Stimulasi Perbaikan Rumah Masyarakat Terdampak Bencana Alam

Sosialisasi Penyaluran Bantuan Stimulasi Perbaikan Rumah Masyarakat Terdampak Bencana Alam

PADANG, Aksarabrita.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mulai menyalurkan dana stimulan untuk warga terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025. Program ini menyasar perbaikan rumah warga di Kecamatan Koto Tangah, Kuranji, Nanggalo, dan Pauh.

Pemko Padang menetapkan besaran bantuan berdasarkan tingkat kerusakan bangunan. Warga dengan rumah rusak sedang menerima Rp30 juta per unit, sedangkan warga dengan rumah rusak ringan menerima Rp15 juta per unit.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menegaskan bahwa dana tersebut berasal dari Dana Siap Pakai (DSP) yang khusus untuk perbaikan rumah. Ia melarang penggunaan dana untuk kebutuhan lain di luar perbaikan fisik bangunan.

Pemko Padang mengatur penyaluran bantuan dalam dua tahap. Pemko mengalokasikan 75 persen dana untuk pembelian material dan 25 persen untuk upah tukang. Warga wajib memesan material bangunan terlebih dahulu sebelum mencairkan biaya upah.

Baca Juga :  Dampingi Gubernur Al Haris, Walikota Sungai Penuh Hadir di Safari Ramadhan Kerinci

“Bantuan ini dialokasikan dengan proporsi 75 persen untuk material dan 25 persen untuk upah tukang,” Kata Hendri, Senin (13/4/2026).

Tim verifikasi mencatat 30 unit rumah rusak sedang dan 272 unit rumah rusak ringan masuk dalam daftar penerima manfaat (BNBA). Selain itu, data juga menunjukkan 294 rumah rusak berat, 121 rumah hanyut, dan 108 rumah masuk rencana relokasi karena berada di zona rawan bencana.

Pemko Padang membentuk tim teknis untuk membantu warga mengurus administrasi. Tim ini mendampingi warga agar memenuhi seluruh syarat sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) yang tertuang dalam Surat Keputusan Wali Kota.

Pemko Padang menargetkan proses transisi dari masa darurat menuju pemulihan selesai pada 20 Juli 2026. Program ini diharapkan mempercepat perbaikan rumah warga sekaligus memulihkan kondisi pascabencana secara menyeluruh. (***)

Baca Juga :  Sunatan Massal, Tanjab Barat Siapkan Khitan Gratis Kapan Saja

Share :

Baca Juga

Daerah

Wali Kota Alfin: Kenduri Sko Cermin Syukur dan Identitas Budaya
Peletakan Batu Pertama Koperasi Merah Putih, Kerinci Siap Bangun Ekonomi Desa

Daerah

Peletakan Batu Pertama Koperasi Merah Putih, Kerinci Siap Bangun Ekonomi Desa
Anwar Sadat Rombak Pejabat Tanjab Barat, 40+ Pejabat Baru Resmi Dilantik

Daerah

Anwar Sadat Rombak Pejabat Tanjab Barat, 40+ Pejabat Baru Resmi Dilantik
Monadi Tanam Bersama dan Serahkan Bantuan Alsintan

Daerah

Monadi Tanam Bersama dan Serahkan Bantuan Alsintan

Daerah

Pj Bupati Asraf : Pemkab Kerinci Berkomitmen Wujudkan Pemilu Damai
Wako Alfin Ikuti Rakornas Mitigasi Kekeringan

Daerah

Antisipasi Kekeringan Ekstrem 2026, Wali Kota Sungai Penuh Hadiri Rakor Nasional
Wako Alfin Hadiri Rakornas Kepegawaian BKN 2025

Daerah

Wako Alfin Dorong Penguatan Manajemen ASN di Rakornas BKN
Pemkab Merangin rapat bersama Komisi II DPR RI bahas nasib PPPK

Daerah

Nasib Honorer di Ujung Keputusan, Merangin Bahas Solusinya di DPR RI